Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meluas akibat meluapnya Sungai Serang. Sedikitnya enam desa di empat kecamatan yang mencakup ratusan rumah terendam banjir sehingga ribuan warga mengalami kesulitan.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (16/3), banjir akibat meluapnya Sungai Serang melanda Kabupaten Grobogan semakin meluas. Sebelumnya banjir hanya merendam satu desa tetapi saat ini bertambah yakni di Candisari dan Cingkrong (Kecamatan Purwodadi), Pengkol (Penawangan), Karangasem dan Nampu (Karangrayung), serta Katong (Toroh).
Selain merendam ratusan rumah warga, banjir yang mulai merendam desa-desa sekitar pukul 23.00 WIB tersebut merendam sekolah, kantor, dan ratusan hektare sawah dengan ketinggian air 20-120 sentimeter. Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, TNI, SAR, PMI, maupun relawan sejak pagi membagikan bantuan ratusan bungkus makanan siap saji untuk warga.
"Di sini ada 82 keluarga sekitar 300 jiwa yang terdampak banjir. Bahkan banjir akibat meluapnya Sungai Serang semakin meninggi dibandingkan sehari sebelumnya," kata Kepala Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan Jasmi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan banjir terjadi di daerah ini terjadi setelah dalam beberapa hari terakhir dilanda hujan cukup lebat, sehingga volume air di Sungai Serang melonjak tajam dan meluap. "Tanggul sungai tidak mampu menampung volume air yang terus meninggikan," imbuhnya.
Jumlah rumah warga terendam banjir, ungkap Endang Sulistyoningsih, diperkirakan mencapai ratusan unit dan hingga saat ini masih dilakukan pendataan. Karena melihat kebutuhan warga cukup mendesak, di beberapa titik dibangun dapur umum untuk memenuhi makan.
Pada pagi ini, lanjut Sulistyoningsih, sebanyak 503 bungkus makanan siap saji telah disalurkan kepada warga korban banjir. Bahkan bantuan lain seperti sembako maupun obat sedang dipersiapkan untuk segera disalurkan. Petugas gabungan disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Baca juga: Dua Desa di Kabupaten Banjar Terendam Banjir
"Pada kondisi mendesak jika banjir semakin meninggal dan membahayakan keselamatan warga, kami menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga ke tempat lebih aman," ujarnya. (OL-14)
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
kasus bullying atau perundungan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah memperpanjang catatan kelam bahwa sekolah belum menjadi ruang yang aman bagi anak.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Jebolnya tanggul sungai berada di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Perubahan struktur tanah dikarenakan sedang ada pembangunan talud
Banjir setinggi 50 cm merendam Purwodadi akibat hujan dan drainase yang tersumbat dari lumpur banjir sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved