Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Cianjur 90%

Benny Bastiandy/Budi Kansil
15/3/2022 19:45
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Cianjur 90%
Ilustrasi(DOK MI)

CAPAIAN vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus berprogres. Saat ini vaksinasi dosis pertama sudah mencapai kisaran 90% dan dosis kedua di atas 75%.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy, menuturkan berprogresnya vaksinasi linear dengan perkembangan kasus covid-19 yang sekarang terpantau terus menurun di Kabupaten Cianjur. Dengan begitu, lanjut Irvan, kondisi tersebut menjadi indikasi yang bagus sehingga penanganan covid-19 makin terkendali.

"Fokus kami beberapa waktu lalu untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua. Alhamdulillah, dengan capaian 90% dosis pertama dan 70% dosis kedua, progresnya sudah cukup baik," kata Irvan ditemui di halaman komplek Pendopo Cianjur, Selasa (15/3).

Sementara untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster, kata Irvan, sejauh ini layanannya masih terus dilaksanakan. Namun sejauh ini vaksinasi booster tidak ditargetkan waktu penyelesaiannya. "Kami kejar dulu target vaksin dosis pertama dan kedua. Tapi untuk booster kita tetap melayani," tegasnya.

Kabupaten Cianjur saat ini masih berada pada PPKM level 2 berdasarkan Instruksi Mendagri terbaru. Irvan optimistis kasus covid-19 makin bisa tertangani dengan baik. "PPKM kita masih tetap berada pada level 2," sebutnya.

Irvan menuturkan, berbagai indikator covid-19 saat ini di Kabupaten Cianjur menunjukkan kecenderungan terus menurun. Angka aktif konfirmasi misalnya, kata Irvan, beberapa waktu lalu sempat di kisaran 1.000-an kasus, tapi sekarang turun menjadi 700-an kasus.

"Penurunannya cukup drastis. Lalu BOR (bed occupancy rate) juga mengalami penurunan. Di sisi lain, angka kematian juga tidak ada peningkatan. Sehingga mudah-mudahan bisa kita pertahankan, bahkan diperbaiki lagi," pungkasnya.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan berbagai penurunan kasus, BOR, maupun angka kematian, tentu menjadi indikator yang cukup menggembirakan. Sebab, aktivitas yang sempat dihentikan sementara, kemungkinan bisa kembali diaktivasi.

"Misalnya seperti pembelajaran tatap muka terbatas ataupun car free day, secara bertahap kemungkinan bisa kembali dibuka," terang Yusman.

Namun, sebut Yusman, pembukaan berbagai aktivitas juga dengan catatan kasusnya harus terus turun. Harus bisa diantisipasi agar tak terjadi lagi lonjakan kasus yang signifikan. "Mudah-mudahan semuanya terus menurun," pungkasnya. (OL-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya