Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
CAPAIAN vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus berprogres. Saat ini vaksinasi dosis pertama sudah mencapai kisaran 90% dan dosis kedua di atas 75%.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy, menuturkan berprogresnya vaksinasi linear dengan perkembangan kasus covid-19 yang sekarang terpantau terus menurun di Kabupaten Cianjur. Dengan begitu, lanjut Irvan, kondisi tersebut menjadi indikasi yang bagus sehingga penanganan covid-19 makin terkendali.
"Fokus kami beberapa waktu lalu untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua. Alhamdulillah, dengan capaian 90% dosis pertama dan 70% dosis kedua, progresnya sudah cukup baik," kata Irvan ditemui di halaman komplek Pendopo Cianjur, Selasa (15/3).
Sementara untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster, kata Irvan, sejauh ini layanannya masih terus dilaksanakan. Namun sejauh ini vaksinasi booster tidak ditargetkan waktu penyelesaiannya. "Kami kejar dulu target vaksin dosis pertama dan kedua. Tapi untuk booster kita tetap melayani," tegasnya.
Kabupaten Cianjur saat ini masih berada pada PPKM level 2 berdasarkan Instruksi Mendagri terbaru. Irvan optimistis kasus covid-19 makin bisa tertangani dengan baik. "PPKM kita masih tetap berada pada level 2," sebutnya.
Irvan menuturkan, berbagai indikator covid-19 saat ini di Kabupaten Cianjur menunjukkan kecenderungan terus menurun. Angka aktif konfirmasi misalnya, kata Irvan, beberapa waktu lalu sempat di kisaran 1.000-an kasus, tapi sekarang turun menjadi 700-an kasus.
"Penurunannya cukup drastis. Lalu BOR (bed occupancy rate) juga mengalami penurunan. Di sisi lain, angka kematian juga tidak ada peningkatan. Sehingga mudah-mudahan bisa kita pertahankan, bahkan diperbaiki lagi," pungkasnya.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan berbagai penurunan kasus, BOR, maupun angka kematian, tentu menjadi indikator yang cukup menggembirakan. Sebab, aktivitas yang sempat dihentikan sementara, kemungkinan bisa kembali diaktivasi.
"Misalnya seperti pembelajaran tatap muka terbatas ataupun car free day, secara bertahap kemungkinan bisa kembali dibuka," terang Yusman.
Namun, sebut Yusman, pembukaan berbagai aktivitas juga dengan catatan kasusnya harus terus turun. Harus bisa diantisipasi agar tak terjadi lagi lonjakan kasus yang signifikan. "Mudah-mudahan semuanya terus menurun," pungkasnya. (OL-15)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Data yang dikumpulkan dari lebih dari 1,2 juta kehamilan, menunjukkan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan manfaat bagi perempuan hamil.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI dan professor di Griffith University, Tjandra Yoga Aditama, menanggapi perihal melonjaknya kasus covid-19 di Asia Tenggara seperti Thailand.
Sebanyak lebih dari 7 juta lansia sudah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster hingga Minggu (7/1).
BIAYA vaksin covid-19 berbayar diatur di masing-masing fasilitas kesehatan. Kebijakan biaya mandiri vaksin covid-19 sama seperti aturan biaya vaksin influenza atau HPV.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved