Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Lembata, Nusa Tenggara Timur, Kamis (17/2), menyerahkan bantuan beras sebanyak 1.226 kilogram kepada warga terdampak covid-19.
Bantuan sosial itu diserahkan kepada 100-an anggota kelompok Soganaran Ina di rumah Paulina Pega, ketua kelompok/Inisiator Soganaran Ina.
Paulina Pega, mengatakan, anggota kelompok Soganaran Ina yang hadir 100-an orang.
Pihaknya sangat berterima kasih kepada Polres Lembata yang telah memberi bantuan sosial berupa beras.
"Dengan adanya bantuan ini bisa membantu ekonomi kami sebagai warga yang terdampak covid-19. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Lembata yang telah memberi perhatian khusus kepada kami, dalam hal ini anggota Kelompok Soganaran Ina," ujar Paulina.
Ia menjelaskan, Komunitas Soganaran Ina merupakan ibu-ibu janda, petani
dan pengumpul batu di daerah aliran Sungai Waikomo. Sebagian besar sanggota berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Lembata Ajun Komisaris Yeremias Sai menjelaskan, bantuan diserahkan atas perintah Kapolres Lembata.
"Kapolres berharap bantuan ini dapat disalurkan dengan baik dan sampai pada sasaran. Mama-mama sekalian anggota kelompok Soganaran Ina setelah
menerimanya tidak boleh diperjualbelikan karena ini adalah bantuan
sosial, gunakanlah untuk kebutuhan hidup dalam keluarga," ujar Yeremias. (N-2)
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved