Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MINYAK goreng kemasan 1 liter dan 2 liter kosong di minimarket dan sulit dicari dipasaran di Bali. Pantauan mediaindonesia.com di beberapa titik di Kota Denpasar dan sekitarnya, minyak goreng kemasan 1 liter dan 2 liter hilang total.
Hal senada ditemuai hampir semua minimarket dan bahkan super market di Kota Denpasar. Semua merk minyak goreng seperti bimoli, sania, filma, tropical, hilang dari pasar di Bali. Beberapa kasir dan pedagang saat dikonfirmasi mengaku jika minyak goreng tidak pernah datang.
"Walaupun datang paling cuma 1 karton dan itupun langsung habis setelah barang dipajang," ujar salah seorang kasir di minimarket Bali.
Faktanya, di rak barang minyak goreng, tetap dipajang tulisan minyak goreng dengan harga eceren tertingi (HET) Rp14 ribu perliter. Namun, ada beberapa toko dan minimarket yang sengaja memajang harga minyak goreng Rp34 ribu perliter di atasnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Wayan Karya mengatakan, minyak goreng dengan kemasan 1 liter dan kemasan 2 liter memang sudah tidak ada di Bali.
"Kami sudah melakukan pemantauan lapangan dan memang kondisinya demikian. Tidak ada supply dari pabrik. Para distributor juga tidak memiliki stok yang cukup untuk didistribusikan ke Bali dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah," ujarnya.
Ia mengatakan, Bali memang tidak memiliki pabrik minyak goreng sendiri. Itulah sebabnya, hampir sepekan ini minyak goreng kemasan 1 liter dan 2 liter hilang total dari Bali. Disperindag Bali bersama tim Sagtas Pangan Bali sudah turun ke lapangan, mengumpulkan para distributor untuk mengatasi masalah ini.
Pemprov Bali juga melaporkan ke pusat tentang kondisi yang terjadi di Bali, terkait dengan kelangkaan minyak goreng. "Semoga dalam Minggu ini selesai semua," ujarnya.
Namun, Jarta mengaku jika penimbunan masih terjadi terhadap stok lama sebelum ada penetapan harga terbaru dari pemerintah. "Kami sudah berkoordinasi. Ternyata yang ditimbun itu stok lama dengan harga beli sebelumnya. Bukti-buktinya lengkap. Terkait hal ini kami tidak bisa intervensi karena ternyata mereka memiliki bukti lengkap," ujarnya.
Hingga saat ini para agen dan distributor masih menunggu kesepakatan dengan pihak pabrik dan pemerintah. Yakni apakah minyak goreng yang sudah terlanjur di Bali mau dilepas ke pasar atau tidak. Mereka menunggu kompensasi dan kesepakatan ganti rugi atau sistem lainnya sehingga mereka tidak mengalami kerugian. (OL-13)
Baca Juga: NasDem Buka Posko Pelaporan Kekerasan Seksual di Kota Solo
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
Upaya pemerintah menetapkan HET, yang tujuannya baik, malah berbalik dan merusak ekuilibrium pasar
BADAN Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) meminta kementerian atau lembaga terkait untuk menjaga harga stabilitas bahan pokok atau sembako menjelang bulan Ramadan.
ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti masalah kelangkaan minyak goreng di pasaran usai kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) diberlakukan.
Ketidakadilan berawal dari adanya kebijakan atas minyak goreng yang hanya untuk dijual di ritel modern, sementara di pasar rakyat tidak jelas kebijakannya.
Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga, meminta pemerintah dapat mengawasi dengan ketat program minyak goreng bersubsidi yang akan dilaksanakan dalam enam bulan ke depan.
Untuk pendistribusian minyak goreng dilakukan melalui skema B2B atau Business to Business ke produsen dan pelaku usaha lokal di sejumlah titik lokasi di wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved