Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan suhu udara sebagian wilayah di Provinsi Sumsel meningkat hingga mencapai 33 derajat celcius. Penyebabnya, terjadi perubahan pola angin beberapa hari terakhir.
Kepala Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, wilayah Sumsel dalam beberapa waktu ini terpantau terdapat pola angin divergen (penyebaran massa udara) sehingga uap air menyebar sehingga menghambat pertumbuhan awan hujan.
''Peningkatan suhu diperkirakan terjadi di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir berkisar 24-33 derajat celcius awal Februari 2022,'' ujarnya, Rabu (2/2/2022).
Selain itu, peningkatan suhu udara juga dipengaruhi aktivitas atmosfer yang terpantau tidak aktif sehingga berpengaruh terhadap minimnya ketersediaan uap air untuk membentuk awan hujan. Namun, wilayah Sumsel masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bersifat lokal atau tidak merata.
''Diperkirakan potensi hujan di wilayah Sumsel akan meningkat kembali di awal Februari 2022 ini,'' jelasnya.
Ia menjelaskan, dengan kondisi cuaca yang seperti itu pihaknya kerap mengimbau agar masyarakat Sumsel waspada dan hati-hati terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi saat ini. ''Karena cuaca ekstrem seperti ini bisa membuat beragam bencana di Sumsel. Apalagi geografis wilayah di Sumsel cukup berpotensi besar untuk terjadinya bencana banjir, longsor dan lainnya,'' pungkasnya. (DW/OL-10)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved