Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEDAGANG di pasar tradisional Kota Bandung masih enggan menurunkan harga minyak goreng sesuai dengan ketetapan yang disampaikan Kementerian Perdagangan yakni Rp14 ribu per liter. Mereka masih menjual minyak goreng dengan harga Rp20 ribu per liter. Sementara berdasarkan harge eceran tertinggi (HET) terbaru, minyak curah Rp11.500 per liter, minyak kemasan Rp13.500 per liter dan minyak premium Rp14 ribu per liter.
"Kami tidak setuju dan masih kebingungan dengan adanya penurunan harga yang mulai berlaku pada 1 Februari 2022 dan saya menganggap pengumuman harga terkesan dadakan. Karena yang jadi masalah stok yang kami punya masih dibeli dengan harga mahal," kata pedagang di Pasar Sederhana Kota Bandung, Entis (58).
Entis bersedia menjual sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah namun tolong pedagang diberikan subsidi sesuai dengan selisih harga. Dengan demikian pedagang tidak rugi, tapi kan sampai sekarang tidak ada jaminan pemerintah akan memberikan subsidi. Hal sama juga dikatakan, Titin (49), pedagang di Pasar Simpang Kota Bandung, dirinya tidak mungkin menjual minyak goreng kemasan dengan harga 14 ribu per liter, karena sangat merugikan.
"Saat itu saya membeli minyak goreng dengan harga beli yang lama yaitu sekitar Rp17-18 ribu untuk satu liter dan Rp37 ribu untuk kemasan dua liter. Sehingga, ketika harga jual turun bukan untung yang didapat, tapi kerugian yang dialami," ucap Titin.
Menurut Titin, mestinya sebelum menurunkan harga, pemerintah sebaiknya melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke pedagang dan kasih waktu pedagang untuk menghabiskan stok yang dimiliki. Setelah stok habis, baru harga yang ditetapkan pemerintah diberlakukan. Sebagai ibu rumah tangga, tentunya dia juga senang harga minyak turun. Tapi sebagai pedagang yang berjualan minyak sangat keberatan harus menurunkan harga tanpa ada kompensasi dari pemerintah.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Masih di Atas Rp14 ribu di Warung Sembako
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengakui persaolan yang dihadapi pedagang minyak goreng yang tentu tidak mau merugi karena mereka membeli minyak goreng pada saat harga tinggi. Tapi untuk memberikan kompensasi juga tidak mungkin sebab pemerintah daerah tidak punya anggaran untuk itu.
"Kami paham alasan pedagang yang keberatan untuk menjual harga minyak goreng sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah dan di satu sisi kami juga tidak memiliki anggaran untuk memberikan kompenasasi ke pedagang. Kendati demikian kita juga masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait ada atau tidaknya kompensasi," ungkapnya.
Namun, yang jelas adanya kebijakan pemerintah yang menjual minyak goreng dengan harga Rp14 ribu per liter, tentu sangat diapresiasi baik oleh pemerintah daerah dan juga masyarakat. Untuk saat ini, harga di pasaran masih tinggi, namun masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu per liter di supermarket-supermarket besar yang ada di Kota Bandung.
"Kami setiap hari melakukan survei ke lapangan dan di supermarket-supermarket besar seperti Jogya, Hypermart, Borma selalu tersedia minyak goreng. Jadi bisa saya pastikan ketersediaan minyak goreng di Kota Bandung cukup dan tidak ada kekosongan stok," jelasnya.
Memang, lanjut Elly, untuk di retail kecil seperti Indomaret dan Alfamart, sering terjadi kekosongan, sebab stok yang mereka punya juga terbatas dan ini berbeda dengan retail besar atau supermarket. Jadi wajar kalau tidak sepanjang hari Indomaret dan Alfamart masih memiliki stok minyak goreng.(OL-5)
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved