Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, saat ini berada pada PPKM level 1. Namun, pemerintah daerah setempat belum mau terburu-buru melaksanakan pembelajaran tatap muka 100%.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan meskipun per 17 Januari 2022 Kabupaten Cianjur berada pada PPKM level 1, tetapi pelaksanaan PTM 100% akan dilakukan secara bertahap. Artinya, bagi sekolah dengan jumlah siswa banyak, belum diizinkan melaksanakan PTM 100%.
"Kita lakukan secara bertahap. Kalau siswanya banyak, tahap awal 70% dulu," terang Herman ditemui usai menghadiri vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN Panembong 1, Selasa (18/1).
Jika hasil evaluasi situasi dan kondisinya terpantau terus membaik, kata Herman, maka diperbolehkan menggelar PTM 100%. Terkecuali bagi sekolah yang jumlah siswanya sedikit. "Bagi sekolah yang siswanya sedikit silakan PTM 100%," tegas Herman.
Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 3/2022 tertanggal 17 Januari 2022, di Jawa Barat terdapat 13 daerah yang berada pada level 1. Ke-13 daerah itu yakni Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Cianjur.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Mochammad Ginanjar, menilai untuk menunjang pelaksanaan PTM 100% perlu dilakukan percepatan vaksinasi, terutama bagi pelajar usia 6-11 tahun yang sekarang sedang digelar di semua sekolah. Secara umum, di Kabupaten Cianjur sendiri capaian vaksinasi sudah lebih dari 70%.
"Kalau untuk kalangan guru saya kira sudah semuanya. Sekarang yang harus dipercepat itu untuk siswa. Kalau capaiannya sudah di atas 60%, harapan kami PTM 100% harus sudah bisa dilaksanakan," kata Ginanjar beberapa waktu lalu.
Ginanjar memandang perlu dilaksanakan PTM 100%. Namun tentu dengan berbagai pengetatan aturan di sekolah agar tidak menimbulkan masalah baru. "Kita juga kan ingin mengejar ketertinggalan selama 1,5 tahun ini akibat pandemi covid-19. Bagi siswa perlu dikejar ketertinggalan materi pembelajarannya atau kurikulum. Sebentar lagi kita juga menuju pelaksanaan Ujian Nasional," pungkasnya. (OL-15)
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved