Rabu 12 Januari 2022, 16:35 WIB

Kota Sukabumi Kick Off Vaksin Booster Sasaran 48 Ribuan Orang

Benny Bastiandy | Nusantara
Kota Sukabumi Kick Off Vaksin Booster Sasaran 48 Ribuan Orang

DOK MI
Kota Sukabumi, Jawa Barat mulai memberikan vaksin booster.

 

KOTA Sukabumi, Jawa Barat, memulai pemberian vaksinasi covid-19 dosis ketiga (booster), Rabu (12/1). Layanannya dibuka di tujuh puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan secara teknis, syarat mendapatkan vaksin dosis ketiga harus berusia di atas 18 tahun dan berjarak 6 bulan setelah mendapatkan dosis kedua. Selanjutnya vaksin booster akan dibuka juga di sentra vaksinasi Gedung Korpri dan Gedung Juang 45.

"Hari ini kami mulai kick off vaksin booster dengan layanan dibuka di tujuh puskesmas di Kota Sukabumi," kata Lulis kepada wartawan di sela kick off vaksin booster, Rabu (12/1).

Jenis vaksin booster yang diberikan yakni AstraZeneca. Karena itu, sasaran yang mendapatkan vaksin booster pada vaksin dosis pertama dan kedua harus berjenis Sinovac.

"Arahan dari pusat ada tiga pilihan jenis vaksin booster yaitu AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Untuk vaksin yang kami sediakan disesuaikan dengan stok yang kami miliki yaitu AstraZeneca dengan syarat vaksin kesatu dan keduanya Sinovac," tutur Lulis.

Sedangkan bagi masyarakat sasaran yang dosis pertama dan keduanya berjenis AstraZeneca, sebut Lulis, Dinkes Kota Sukabumi belum bisa memfasilitasinya. Sebab, dosis ketiganya harus berjenis Moderna. "Nah untuk stok Moderna maupun Pfizer kita belum punya di Kota Sukabumi," sebut Lulis.

Berdasarkan data pada dashboard Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), ujar Lulis, warga Kota Sukabumi yang memenuhi syarat mendapatkan vaksin booster ada sekitar 48 ribu orang. Mereka merupakan sasaran yang pada dosis pertama dan keduanya mendapatkan jenis vaksin Sinovac.

"Kalau melihat pada sistem, per hari ini (Rabu) warga sasaran yang mendapatkan vaksin Sinovac pada dosis pertama dan kedua serta berjarak enam bulan dari dosis kedua ada sekitar 48 ribuan orang," ungkapnya.

Karena itu, sebut Lulis, layanan vaksinasi booster akan dibuka setiap hari di tujuh puksesmas ditambah dengan sentra vaksin di Gedung Korpri dan Gedung Juang 45. Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menyiapkan juga Posko Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI).

"Posko KIPI itu pada dosis primer pertama dan kedua maupun sekarang dosis lanjutan berupa booster selalu kami siapkan. Kita ada call center. Tidak jauh berbeda dengan saat pemberian dosis primer," pungkasnya. (OL-15)

 

Baca Juga

Antara

Vaksinasi Anak di Belitung Capai 54,82 Persen

👤Ant 🕔Minggu 16 Januari 2022, 16:36 WIB
Dinkes Belitung menargetkan pelaksanaan vaksinasi bagi 16.434 anak usia 6-11 tahun di daerah itu selesai pada akhir...
Mi/Gabriel Langga

Divonis Jantung Bocor, Nela Bertahan Hidup dengan Mengandalkan Obat

👤Gabriel Langga 🕔Minggu 16 Januari 2022, 12:05 WIB
Dalam aktivitas kesehariannya, anak ketiga dari dua bersaudara itu tidak bisa bermain seperti anak lainnya, karena ia tidak boleh...
Dok Samas

Komunitas Sepeda Samas-Bali Dukung Kebangkitan Pariwisata Bali

👤Media Indonesia 🕔Minggu 16 Januari 2022, 12:05 WIB
Komunitas sepeda dukung kebangkitan pariwisata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya