Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Capaian Vaksinasi di Sejumlah Kecamatan di Cianjur di Atas 70%

Benny Bastiandy
29/12/2021 17:51
Capaian Vaksinasi di Sejumlah Kecamatan di Cianjur di Atas 70%
Ilustrasi(DOK MI)

CAPAIAN vaksinasi covid-19 di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rata-rata sudah berada di kisaran 70% bahkan lebih. Capaian tersebut tak terlepas terus gencarnya pemberian layanan vaksinasi yang dilakukan hingga ke tingkat RT dan RW.

Camat Cibinong, Neng Didi, mengaku capaian vaksinasi hampir semua desa di wilayahnya rata-rata sudah di kisaran 70%. Secara akumulasi, di Kecamatan Cibinong capaiannya sudah berada di kisaran 72%.

"Capaian ini tentu berkat kerja sama yang solid tim dari dua Puskesmas, para kepala desa dan perangkatnya, Forkopimcam, serta perangkat kecamatan," kata Neng Didi, Rabu (29/12).

Neng Didi mengaku menerapkan strategi sistem zonasi untuk melayani vaksinasi covid-19 kepada masyarakat sasaran. Setiap kepala seksi di tingkat kecamatan menjadi koordinator di tingkat desa.

"Satu orang kasi (kepala seksi) membawahi dua desa. Alhamdulillah semua sektor terlibat langsung. Mereka turun ke masing-masing desa serta ke permukiman pendudu. Mereka terus mengedukasi dan sosialisasi pentingnya masyarakat harus divaksin," jelas Neng Didi.

Hasilnya cukup efektif. Sebagian masyarakat yang tadinya enggan divaksin pada akhirnya mereka mau menjalaninya tanpa unsur paksaan. "Setelah diedukasi pentingnya mendapatkan vaksin, masyarakat antusias mengikutinya," pungkasnya.

Capaian vaksinasi yang sudah di kisaran 70%, juga berada di Kecamatan Kadupandak. Menurut Camat Kadupandak, Ahmad Riyadi, data dua pekan lalu hasil zoom meeting dengan Bupati Cianjur, Herman Suherman, capaian vaksinasi di Kecamatan Kadupandak bahkan sudah mencapai 76,1%. "Sekarang angkanya mungkin sudah melebihi dari 76,1%," kata Ahmad.

Layanan vaksinasi saat ini di Kecamatan Kadupandak dilakukan dengan cara jemput bola ke lapangan. Para petugas mendatangi langsung masyarakat di setiap kedusunan. "Ini dilakukan agar bisa lebih menaikkan lagi persentase capaian vaksinasi," tuturnya. (OL-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya