Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN vaksinasi covid-19 di lingkup wilayah kerja UPTD Puskesmas Cianjur Kota di Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rerata berada di kisaran 60%. Upaya percepatan pun terus dilakukan dengan cara sistem layanan kewilayahan hingga ke tingkat RT/RW.
Kepala UPTD Puskesmas Cianjur Kota, Gusnady Rama Anggita, menjelaskan terdapat 4 kelurahan yang berada di cakupan kerja UPTD Puskesmas Cianjur Kota. Jumlah sasaran wajib vaksinasi covid-19 dari keempat kelurahan itu lebih kurang sebanyak 25 ribuan jiwa.
"Kalau dirata-ratakan, cakupan vaksinasi dari 4 kelurahan berada di kisaran 60%," kata Gusnady kepada Media Indonesia, Kamis (16/12).
Gusnady merinci, di Kelurahan Sayang cakupan vaksinasinya sudah di atas 60% atau sekitar 61%, di Kelurahan Pamoyanan juga di atas 60%, di Kelurahan Sawahgede di kisaran 63%-64%, dan di Kelurahan Solokpandan di kisaran 59%. "Untuk total cakupan (vaksinasi) di Kecamatan Cianjur, sampai saat ini sudah di atas kisaran 61%," ujarnya.
Penyisiran bagi warga yang terindikasi belum divaksin dilakukan tim vaksinator Puskesmas. Datanya berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK). "Memang masih ada warga, khususnya di wilayah UPTD Puskesmas Cianjur Kota yang belum divaksin. Tapi berdasarkan data dari kelurahan, itu tinggal sedikit," sebutnya.
Sebelum dilakukan penyisiran, kata Gusnady, terlebih dulu dilakukan verifikasi data kependudukan. Hasilnya, ditemukan warga yang sudah meninggal dunia ataupun pindah ke luar kota.
"Untuk cakupan lansia, di Puskesmas Cianjur Kota sudah memenuhi target. Dari 4 kelurahan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cianjur Kota, cakupan vaksinasi lansianya sudah di atas 60%," tegasnya.
Gusnady menuturkan, relatif cukup banyaknya warga yang divaksin membuat kecepatan rata-rata pemberian suntikan dosis ikut turun. Saat ini kecepatan rata-ratanya di kisaran 200-300 suntikan dosis per hari.
"Kalau dibanding sekitar dua bulan lalu memang turun. September atau Oktober itu rata-rata bisa mencapai 800 suntikan dosis per hari. Tapi karena sudah banyak yang divaksin, sekarang tinggal sisa-sisanya," pungkasnya. (OL-15)
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved