Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Juwana, Pati, Jawa Tengah, mendirikan posko kemanusiaan bencana Semeru di tepi jalan raya Juwana - Tayu.
Posko yang dibalut dengan panggung donasi itu bertujuan membantu meringankan beban warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.
Pengurus FKUB Juwana Supar mengatakan didirikannya posko FKUB panggung donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru merupakan inisiasi dari mereka atas keprihatinan musibah yang menerjang Lumajang. Nantinya, posko panggung donasi penggalangan dana akan bersiaga hingga lima hari.
Baca juga: Penanganan Bencana Gunung Semeru belum Terkoordinasi dengan Baik
"Mulai Selasa (7/12/) hingga Sabtu (11/12) mendatang, posko kemanusiaan kami siagakan di sini. Bergantian secara sukarela panggalanan dana di tepi jalan," kata Supar, Selasa (7/12).
Selain menerima donasi berupa uang tunai, posko FKUB juga menerima berbagai bantuan logistik.
Nantinya, donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung FKUB Juwana ke lokasi Lumajang, Jawa Timur.
"Panggung donasi FKUB ini juga ditampilkan berbagai penampilan alunan musik untuk menarik pengguna jalan yang melintas," terangnya.
Supar menjelaskan panggung donasi kemanusiaan peduli bencana kali ini bukan pertama kalinya. Melainkan sudah beberapa kali warga lintas agama yang tergabung dalam FKUB Juwana melakukan kegiatan serupa dengan misi kemanusiaan.
"Selain ini ya juga pernah waktu tsunami Palu 2018 dirikan posko kemausiaan juga dan berhasil," imbuhnya.
Sementara Udin Ali, salah satu pengendara asal Batangan Pati mengapresiasi adanya penggalangan dana di tepi jalan Juwana - Pati. Apalagi dengan aksi mereka yang tergabung dari lintas agama, bentuk toleransi demi kemanusiaan.
"Ini kan dari lintas agama ya mas, kami salut. Semoga juga menggugah warga untuk peduli. Dan terkumpulkan banyak untuk didonasikan ke korban Semeru sana," ucapnya. (OL-1)
Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (21/12/2025) pagi dengan tinggi kolom abu 1.200 meter.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
BANJIR lahar hujan disertai material vulkanik Gunung Semeru merendam sebanyak 15 rumah warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
AKTIVITAS Gunung Semeru terus menurun.
BMKG juga mendeteksi adanya aktivasi Gelombang Rossby Equator dan Low Frequency di sebagian besar Jawa Timur pada periode 25 November-2 Desember 2025.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mulai melakukan pembangunan sodetan aliran lahar Gunung Semeru yang melintas di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved