Selasa 07 Desember 2021, 12:58 WIB

BP Batam Fasilitasi Kemudahan Berusaha di KEK Melalui Smart Card 

mediaindonesia.com | Nusantara
BP Batam Fasilitasi Kemudahan Berusaha di KEK Melalui Smart Card 

Ist/BP Batam
BP Batam menghadiri Rapat Rancangan Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Fasilitas Kartu Elektronik (Smart Card).

 

BADAN Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menghadiri Rapat Rancangan Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Fasilitas Kartu Elektronik (Smart Card) pada Sistem Perlintasan Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi pada KEK. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (3/12) dan Sabtu (4/12) bertempat di Lido Lake Resort, Bogor, Jawa Barat. 

Rapat rancangan tersebut dihadiri Sekretaris Dewan Nasional KEK Elen Setiadi beserta jajaran, Wakil Direktur Utama PT MNC Land Tbk Edwin Darmasetiawan beserta jajaran, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto, Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK Irfan Syakir Widyasa, dan Kepala Bidang Pengembangan KEK Hermawan.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam berkesempatan memaparkan progres perkembangan usulan KEK Kesehatan Internasional Sehat (KIS) di Sekupang, kepada Sekretariat Dewan Nasional KEK.

Dalam sambutannya, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto mengatakan, Thumbay Group telah mengukuhkan posisi sebagai calon investor dalam pengembangan KEK KIS di Sekupang.

Enoh berharap, penyampaian progres pengembangan KEK KIS ini mampu menggesa proses sidang dan penetapan kawasan sebagai KEK.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir, mengatakan, rancangan peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Fasilitas Kartu Elektronik (Smart Card) pada sistem perlintasan keimigrasian di tempat pemeriksaan imigrasi pada KEK akan mempermudah lalu lintas keimigrasian untuk KEK yang ada di Batam.

“Saat ini, baik KEK Nongsa dan KEK Batam Aero Teknik, maupun Rencana KEK KIS Sekupang masih dalam proses penerbitan Peraturan Pemerintahnya. Melalui Permen Hukum dan HAM ini, diharapkan mampu menjadi magnet pemikat bagi investor untuk berinvestasi pada KEK di Batam,” harap Irfan.

Selepas rapat, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Kantor Administrator dan Lokasi Pengembangan KEK Lido, Bogor. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Humas Pemkot Ternate

Berbeda dengan Kementrian Agama, Pemkot Ternate Tetapkan Salat Iduladha pada 9 Juli

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 05 Juli 2022, 10:31 WIB
"Kami memutuskan pelaksanaan Salat Iduladha jatuh pada Sabtu (9/7) karena umat muslim di Kota Ternate meyakini 10 Zulhijjah jatuh pada...
MI/John Lewar

Sandiaga Sebut Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Rp3,7 Juta Masih Dibahas

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 05 Juli 2022, 07:56 WIB
Selain mengutamakan nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan lingkungan, wacana itu juga mempertimbangkan beban sementara atau carrying...
MI/Lilik Darmaswan

Cuaca Buruk, Ratusan Nelayan di Aceh Barat tidak Melaut

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 06:00 WIB
Dampak tingginya gelombang laut juga menyebabkan nelayan tidak berani beraktivitas di laut, karena ketinggian gelombang yang mencapai empat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya