Selasa 07 Desember 2021, 04:45 WIB

Korban Tewas Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 22 Orang

Basuki Eka Purnama | Nusantara
Korban Tewas Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 22 Orang

AFP/Juni Kriswanto
Tim penyelamat mengevakuasi korban tewas akibat erupsi Gunung Semeru dari Desa Sumber Wuluh, Lumajang.

 

KEPALA Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari melaporkan jumlah korban jiwa dalam musibah erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur hingga Senin (6/12) malam mencapai 22 orang.

"Rincian korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan delapan orang di Kecamatan Candipuro," kata Abdul Muhari melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Abdul mengatakan jumlah korban luka-luka seperti luka bakar maupun cedera hingga pukul 20.15 WIB adalah sebanyak 56 orang dan 22 warga lainnya dilaporkan hilang.

Baca juga: BMKG Siapkan Dashboard Cuaca Kawasan Erupsi Semeru sebagai Panduan Mitigasi Bencana

Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004 orang.

"Terkait jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendataan dan validasi," katanya.

Terkait dengan perkembangan warga mengungsi, kata Abdul, sebanyak 2.004 warga berada di 19 titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, dan Pasirian.

Jumlah penyintas terbanyak berada di Kecamatan Candipuro sebanyak 1.136 orang, Pasirian 563 orang, dan Pronojiwo 305 orang.

Saat ini, korban selamat diungsikan ke sejumlah lokasi aman, di antaranya Kecamatan Candipuro (Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng di Desa Sumberwuluh, Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh dan Kantor Camat Candipuro).

Kecamatan Pasirian menempati Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian, dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Pengungsi di Kecamatan Pronojiwo menempati bangunan SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid di Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Permukiman Dusun Kampung Renteng di Desa Oro Ombo, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2, dan rumah-rumah kerabat di Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus yang terletak di Desa Oro Oro Ombo.

Selain dampak korban jiwa, kata Abdul, guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan kerusakan di sektor permukiman, pendidikan, maupun sarana dan prasarana.

Petugas posko masih terus melakukan pemutakhiran terhadap dampak kerugian material, dengan data sementara rumah terdampak 2.970 unit, fasilitas pendidikan 38 unit, dan jembatan (Jembatan Gladak Perak) putus berjumlah satu unit. (Ant/OL-1)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Dadong Abhiseka

Kasus Kerangkeng Manusia, Sawit Watch Menduga Ada Perbudakan Buruh Kebun Sawit

👤Denny Susanto 🕔Rabu 26 Januari 2022, 19:05 WIB
Pemerintah harus segera mengusut tuntas dugaan perbudakan terhadap buruh yang diduga bekerja di perkebunan...
DOK/SEMEN GRESIK

Semen Gresik Salurkan Zakat untuk Dhuafa di Rembang

👤Haryanto 🕔Rabu 26 Januari 2022, 19:00 WIB
Para mustahik yang menerima zakat ini adalah fakir miskin dan fisabilillah dengan kategori para pengajar Taman Pendidikan...
ANTARA

Cuaca Ekstrem Mengancam, Warga Sumsel Diminta Waspada

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:49 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta masyarakat waspada terhadap potensi bencana akibat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya