Minggu 05 Desember 2021, 20:05 WIB

Pemprov Jawa Timur Kerahkan Potensi untuk Tangani Pengungsi Semeru

Faishol Taselan | Nusantara
Pemprov Jawa Timur Kerahkan Potensi untuk Tangani Pengungsi Semeru

ANTARA/Umarul Faruq
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Desa Sumber Wuluh, Lumajang, yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

 


GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan badan penanggulangan bencana daerah dan dinas sosial mengirim bantuan tenaga, peralatan hingga logistik untuk penanganan warga
terdampak erupsi Gunung Semeru.


Ratusan paket bantuan untuk masyarakat Kabupaten Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru, telah dikirim ke Lumajang sejak Sabtu (4/12) malam.

Paket bantuan yang dikirimkan berupa beras, lauk pauk, tambah gizi,
selimut, family kids, baju anak-anak, dan sembako. Selain itu, bantuan
lain juga dikirimkan yaitu terpal, kantong mayat, pampers, masker kain,
masker medis, sandang, air, biskuit bayi, minyak telon, minyak kayu
putih, dan suplemen.

Selain itu, juga dikirimkan motor trail, chainsaw, tenda pengungsi, tenda posko, genset, light tower, velbed, sleeping bag, police line, cangkul, sekrop, kabel, jeriken, sepatu boot, kacamata google, toolkit, helm dan antena tower hidrolis.

"Saya bersama Bupati Lumajang meninjau lokasi kejadian dan menyisir
apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat," ungkap Khofifah saat meninjau
dampak erupsi Gunung Semeru di Dusun Renteng, Desa Sumber Wulu, Candi Puro, Lumajang, Minggu (5/12).

Khofifah mengatakan, Bantuan yang saat ini dikirimkan adalah sebagai
langkah awal kesigapan Pemprov Jatim dalam menangani bencana alam.
Nanti, ada bantuan-bantuan yang akan dikirimkan secara bertahap
sesuai kebutuhan lapangan.

Pemprov, kata dia, telah berkoordinasi dengan BPBD Lumajang termasuk
dengan perangkat desa setempat dan PPGA (Pos Pengamatan Gunung Api). Ia mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di daerah aliran sungai (DAS) Mujur, Curah Kobokan dan DAS yang dimungkinkan dialiri
guguran awan panas.

"Saya mengimbau agar masyarakat tidak panik. Kami tetap terus memonitor
perkembangan melalui WAG (Whatsapp Group), rRadio dan tetap mematuhi
himbauan yang disampaikan PVMBG dan pemerintah," ujar Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan, dirinya juga telah meminta kepada bupati dan wali kota di Jatim untuk saling bergotong royong membantu Kabupaten Lumajang yang tengah dilanda guguran awan panas Gunung Semeru.

"Insya Allah bupati dan wali kota serta jajaran TNI- POLRI, BNPB, SAR  
bergotong royong membantu masyarakat Lumajang," ujarnya.

Bahkan, lanjut Khofifah, BPBD Jatim bersama BPBD Lumajang dan Tagana sudah bergerak bersama dan berkoordinasi. (N-2)

 

Baca Juga

DOK MI

Ribuan UMKM Tumbuh Di Lamongan Selama Pandemi Covid-19

👤M Yakub 🕔Jumat 30 September 2022, 22:28 WIB
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur menyatakan sebanyak 3.015 pengusaha di wilayahnya memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Online...
Dok. KEIND

Menkominfo, Menparekraf, dan Gubernur Jateng akan Hadir di Rakernas Perdana KEIND di Solo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:02 WIB
Rapat Kerja yang juga dibarengi dengan acara Entrepreneur Summit ini telah mengundang lebih dari 3.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang...
DOK Pribadi.

Rumah Pejuang Kanker Peroleh Bantuan Sicepat dan Indonesia Bisa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:00 WIB
Rumah Pejuang Kanker Ambu yang berdiri sejak 2009 terus berkembang sehingga kini yayasan itu memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya