Rabu 01 Desember 2021, 15:46 WIB

Pemkot Pasuruan Pompa Genangan Banjir, Aktivitas Warga Kembali Normal

Atalya Puspa | Nusantara
Pemkot Pasuruan Pompa Genangan Banjir, Aktivitas Warga Kembali Normal

ANTARA
Seorang ibu menggendong anaknya melintasi banjir di permukiman Desa Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (7/10/2021).

 

PEMERINTAH Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, melakukan pemompaan genangan banjir di wilayah. Upaya ini dilakukan setelah kota itu dilanda banjir pada Selasa (30/11), pukul 01.30 WIB. BPBD setempat tetap bersiaga terhadap potensi bahaya banjir susulan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan menginformasikan pada hari ini, Rabu (1/12), pukul 04.30 WIB, kondisi wilayahnya telah kembali normal setelah dilakukan penyedotan genangan banjir. 

Baca juga: Pemkot Muba Kejar Vaksinasi Capai 80 Persen di Akhir Tahun 2021

"Di samping itu, pantauan BPBD menyebutkan kondisi pasang-surut air laut tampak normal dan cuaca mendung hingga hujan pada pagi tadi," ucapnya. 

Saat ini masih berlangsung pembersihan sampah dan material lumpur yang terbawa banjir. Tim gabungan yang dipimping BPBD Kota Pasuruan mengkoordinasikan upaya tersebut dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi banjir di tengah musim hujan. 

Tim ini terdiri dari BPBD, PMK Kota Pasuruan, TNI, Polri, Tagana, aparat kecamatan dan kelurahan serta warga setempat. 

Banjir yang melanda kota tersebut disebabkan hujan lebat dan berdurasi panjang sekitar 3 jam. Kondisi ini diperburuk pasang air laut sehingga terjadi genangan di pemukiman warga. Saat terjadi banjir, tinggi muka air berkisar 10 hingga 70 cm. 

Wilayah yang terdampak banjir teridentifikasi di sejumlah kelurahan yang berada pada 3 kecamatan, yaitu Kelurahan Karanganyar dan Tambaan di Kecamatan Gandingrejo, Kelurahan Trajeng dan Mandaran di Kecamatan Panggungrejo dan Kelurahan Tapa’an di Kecamatan Bugul Kidul. Sebanyak 912 KK atau 3.223 jiwa terdampak banjir tersebut. 

BPBD Kota Pasuruan menginformasikan tidak ada korban jiwa atau warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut. 

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hari ini dan esok (2/12) wilayah Kota Pasuruan masih berpeluang hujan ringan hingga hujan petir. 

"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya hidrometeorologi maupun kondisi pasang-surut air laut mengingat wilayah ini berbatasan dengan perairan," pungkas Abdul. (OL-6)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Harga Minyak Goreng di Tasikmalaya Masih Rp20 ribu/liter

👤Adi Kristiadi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 10:13 WIB
HARGA minyak goreng di pasar tradisional di Kota Tasikmalaya, belum mengalami penurunan satu harga Rp14...
dok.mi

Kasus Sengketa Tanah Keuskupan Denpasar Masuk Tahap Putusan

👤Arnoldus Dhae 🕔Kamis 27 Januari 2022, 09:45 WIB
SIDANG perkara perdata Nomor 21/Pdt.G/2021/PN.Lbj antara penggugat Hendrikus Chandra melawan Keuskupan Denpasar selaku tergugat I bersama...
MI/Gabrile Langga

IKIPMU Beri Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi 1.000 Guru di Sikka Gratis

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 27 Januari 2022, 08:25 WIB
KAMPUS Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah (IKIPMU) Maumere, membuat program pelatihan penulisan karya ilmiah bagi 1.000...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya