Senin 29 November 2021, 12:45 WIB

Lebih 75 Ribu Orang Minta KKP dan KLHK Bebaskan 7 Ekor Lumba Lumba

Arnoldus Dhae | Nusantara
Lebih 75 Ribu Orang Minta KKP dan KLHK Bebaskan 7 Ekor Lumba Lumba

MI/Ruta Suryana
Ilustrasi

 

KOALISI Anak Negeri yang dipelopori oleh musisi dan artis senior Indonesia memulai petisi dan mengajukan protes serta mempertanyakan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan tentang 7 ekor Lumba-Lumba yang dipindahkan ke kolam tak layak di Bali.

Para artis dan musisi yang dimaksud adalah Kaka Slank, Davina Veronica, Pinneng Sulungbudi dan Nadine Chandrawinata. Menurut Pinneng Sulungbudi, para aktifis ini sudah memulai petisi untuk membebaskan lumba lumba sejak bulan Mei 2021 dengan sudah ada 75.000 tanda tangan.

"Hingga saat ini sudah ada 75 ribu tanda tangan dukungan. Intinya mereka meminta agar lumba-lumba itu direhabilitasi dan dilepas ke laut lepas atau ke habitatnya yang sebenarnya," ujarnya di Denpasar, Senin (29/11/2021).

Petisi ini ditujukan kepada Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri KKP RI, Dr Ir Siti Nurbaya MS.c sebagai Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan, Dr Indra Eksploitasia Semiawan M.Si selaku Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Petisi dimulai karena sempat ada video viral seorang influencer yang berenang ditarik lumba-lumba. Karena kejadian dan video ini, 7 ekor lumba-lumba tersebut pun dipindahkan sementara pada 27 April 2021, dari Dolphin Lodge Bali (DLB) milik PT Piayu Samudra Bali di lepas pantai Mertasari Sanur ke Bali Exotic Marine Park.

Sayangnya, lokasi sementara ini kondisinya lebih parah. Para lumba-lumba ini bukannya dilakukan rehabilitasi di laut, malah dipindahkan dari kandang laut milik Dolphin Lodge Bali ke kolam Bali Exotic Marine Park yang hanya bisa menampung 10 satwa saja.

"Sebelumnya udah ada 5 lumba-lumba. Ditambah 7 ekor lagi, kolamnya tidak akan layak menampung semuanya. Lebih parah lagi, dua ekor lumba lumba di Bali Exotic marine Park sekarang hilang," ujarnya.

Ia mengisahkan, salah satu perwakilian dari koalisi Anak Negeri untuk Lumba  Lumba belum lama ini datang ke Bali untuk melihat nasib lumba lumba yang dititip oleh Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Bali di Bali Exotic
Marine Park.

"Ketika sudah disana kami sedih melihatnya. Dari 3 kolam yang ada, 5 lumba lumba dari Bali Dolpin Lodge diletakan dalam satu kolam yang sama, dengan ukuran kecil dan dangkal. Mereka juga terus menerus terpapar mata hari. Selain itu kami menemukan kejanggalan, seharusnya ada tujuh lumba lumba dari sana. Kemana dua lumba lumba? Kita harus dapat jawaban dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," tegasnya. (OL-13)

Baca Juga: Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Tsunami melalui Sapa Desa Tangguh Bencana

 

Baca Juga

MI/Gabrile Langga

IKIPMU Beri Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi 1.000 Guru di Sikka Gratis

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 27 Januari 2022, 08:25 WIB
KAMPUS Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah (IKIPMU) Maumere, membuat program pelatihan penulisan karya ilmiah bagi 1.000...
MI/Dok Indosat Ooredoo Hutchison

IOH Umumkan Pemenang Video Challenge LCC Solo 2021

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 27 Januari 2022, 05:45 WIB
Lebih dari 1.000 peserta yang didominasi berasal dari Solo dan sekitarnya, telah mendapatkan pelatihan pembuatan konten kreatif yang...
MI/BAYU ANGGORO

Kang Emil Berhasil Bantu Penjual Lukisan di Braga Lewat NFT

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:35 WIB
Lukisan yang biasanya hanya bisa laku Rp500 ribu-Rp1juta berhasil dijual Kang Emil dengan harga Rp2,4...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya