Jumat 05 November 2021, 15:05 WIB

Banjir Bandang Landa Malang Raya, Enam Korban belum Ditemukan

Bagus Suryo | Nusantara
Banjir Bandang Landa Malang Raya, Enam Korban belum Ditemukan

DOK Diskominfo Kota Batu.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi bencana sembari menyalurkan bantuan di Desa Bulukerto, Kota Batu, Jumat (5/11).

 

BANJIR bandang yang menerjang Malang Raya, Jawa Timur, mengakibatkan dua warga meninggal dunia, enam orang hilang, dan ratusan keluarga mengungsi.

"Sekarang masa tanggap darurat. Pencarian dan penyelamatan menjadi bagian prioritas. Ada proses evakuasi yang sedang berjalan. Mudah-mudahan semua bisa memberikan yang terbaik bagi penyelamatan masyarakat," tegas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Kota Batu, Jumat (5/11).

Saat ini proses penanganan bencana mulai mengevakuasi warga, pancarian orang hilang, pembersihan lokasi banjir, hingga mendirikan tenda darurat dan dapur umum. Tim gabungan juga melakukan identifikasi di lapangan. 

"Langkah strategis jangka panjang sedang diidentifikasi. Kami lihat bagaimana proses vegetasinya. Kami cek di beberapa dam-dam, kemudian proses normalisasi dan evaluasi dari hunian yang ada di bantaran sungai," kata Gubernur.

Air bah bercampur lumpur membawa batang pohon tumbang dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di Kota Batu, Kamis (4/11), mengalir deras sampai Kota Malang dan Kabupaten Malang. Banjir bandang menerjang rumah penduduk dan pertanian di enam lokasi meliputi Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu. 

Dampak bencana terdata sementara yaitu 23 warga kehilangan sapi, kambing, bengkel, rumah, kandang hewan ternak, mobil, serta sepeda motor hanyut terbawa banjir. Enam warga Kota Batu ditemukan dalam kondisi selamat, tetapi enam lainnya dalam proses pencarian. 

Dua korban meninggal dunia ialah warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kota Batu. Jenazah keduanya ditemukan di Sungai Sambong dan Dusun Beru.

Baca juga: Gerak Cepat, PLN Pulihkan Pasokan Listrik Akibat Banjir Bandang Batu Malang

Imbas banjir bandang di Kota Batu membuat Sungai Brantas meluap. Sekitar 400 warga Kota Malang pun mengungsi sejak Kamis (4/11). Wali Kota Malang Sutiaji langsung bertindak melakukan penanganan. Ia mengunjungi pengungsi sembari menyalurkan bantuan di pengungsian taman wisata Senaputra, balai RW Jatimulyo, dan areal parkir Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. (OL-14)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaswita Jabar Kembangkan Objek Wisata Baru di Ciwidey

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:40 WIB
Hejo Forest menyajikan wisata alam di Kabupaten...
MI/Ruta Suryana

240 Siswa PAUD dan Orangtua Berkolaborasi Ikuti Lomba Kreativitas

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:38 WIB
Pada acara ini ada 3 kegiatan yang dilombakan. Yakni Lomba Peragaan Busana ke Pura, Lomba Simulasi Berlian, dan Lomba Menyajikan...
DOK MI

Polda NTT Tahan Istri Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

👤Palce Amalo 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:34 WIB
POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan Irawaty Astana Dewi Ua atau Ira, istri Randy Bajideh, terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak. Ira...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya