Rabu 06 Oktober 2021, 18:16 WIB

Badan Geologi Teliti Kondisi Pergerakan Tanah Di Desa Cidadap

Benny Bastiandy | Nusantara
Badan Geologi Teliti Kondisi Pergerakan Tanah Di Desa Cidadap

DOK MI
Tanah bergerak

 

TIM Badan Geologi Bandung mulai meneliti pergerakan tanah di Kampung Cikekep, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hasil penelitian itu akan dijadikan sebagai rekomendasi langkah selanjutnya yang akan diambil Pemkab Cianjur.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Mokhammad Irfan Sofyan, mengaku penelitian dari Badan Geologi sudah dilakukan sejak Selasa (5/10). Mereka akan meneliti kondisi dan kontur tanah di lokasi.

"Mereka akan meneliti kondisi tanah di lokasi pergerakan tanah, apakah masih labil atau sudah aman," kata Irfan, Rabu (6/10).

Irfan mengaku, BPBD Cianjur terus memantau pergerakan tanah di lokasi kejadian. Pasalnya, dikhawatirkan pergerakan tanah terus terjadi mengingat kondisi cuaca saat ini sudah memasuki hujan.

"Ada warga yang sudah diungsikan ke tetangga atau kerabatnya terdekat. Pengungsi merupakan warga yang rumahnya rusak," jelas Irfan.

Untuk bantuan bagi para pengungsi atau warga terdampak, kata Irfan, BPBD sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial maupun Dinas Sosial. Bantuannya berupa logistik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah kalau bantuan terus kami salurkan disesuaikan dengan asesmen kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Bencana pergerakan tanah di Desa Cidadap terjadi pada Minggu (26/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadiannya bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang dengan interval waktu cukup lama. Akibat bencana itu, setidaknya 3 rumah mengalami rusak berat. Sedangkan belasan bangunan rumah lainnya dalam kondisi terancam.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan sudah menyalurkan bantuan bagi pengungsi korban pergerakan tanah di Desa Cidadap Kecamatan Campaka. Bantuannya berupa kebutuhan sembako seperti beras, mi instan, dan lainnya. "Sudah kami salurkan bantuannya," kata Asep.

Dinas Sosial juga terus memantau perkembangan di lapangan. Seandainya terjadi pengungsian, berbagai kebutuhan sehari-hari para pengungsi akan dipenuhi. "Kalau secara teknis penanganannya ada di BPBD. Kami di Dinas Sosial membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak bencana," pungkas Asep. (OL-15)

Baca Juga

Dwi Apriani

Pemkot Palembang Fokus Tekan Stunting

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 08 Desember 2021, 15:53 WIB
Kota Palembang berada jauh lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 30% yang terkena stunting. Yakni angka stunting hanya...
ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

Berkunjung ke Sintang, Jokowi Tanam Pohon di Area Bekas Tambang

👤Andhika prasetyo 🕔Rabu 08 Desember 2021, 15:34 WIB
Upaya itu diharapkan dapat memperbaiki lingkungan yang rusak sehingga risiko terjadinya bencana banjir bisa...
Dok PT Paiton Energy

Hutan Selobanteng Hasilkan Dekarobisasi Untuk Kesejahteraan Warga

👤Siswantini Suryandari 🕔Rabu 08 Desember 2021, 15:12 WIB
Hutan rakyat memiliki manfaat sangat besar untuk mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Hal ini terbukti pada program...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya