Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK pandemi telah melemahkan berbagai sektor perekonomian masyarakat. Sebelum pandemi, masyarakat di Desa Adat Guliang Kangin, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Bali, yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata, kini banyak yang beralih menggeluti pertanian guna memenuhi kebutuhan hidup.
Bendesa Adat Guliang Kangin, Ngakan Putu Suarsana, mengatakan, selama ini sebelum pandemi, sekitar 20% warganya bekerja di sektor pariwisata, sedangkan sisanya didominasi pekerjaan di bidang pertanian.
"Mereka ada yang menjadi pemandu wisata, sopir dan travel. Namun kini mereka semua kembali kepada rutinitas pertanian seperti di masa lalu. Kini banyak petani muda," ujar Ngakan, Jumat (20/8).
Guliang Kangin, kata Ngakan Putu Suarsa, sebelum pandemi menawarkan paket wisata destinasi Subak Guliang dengan berbagai paket aktivitas seperti bertani, tracking dan cooking class. Pemandangan alam dan aktivitas agraris sebagai daya tarik wisatawan asing disuguhkan dengan tidak mengubah kealamiannya. Bangunan yang dibangun sebagai penunjang pun kebanyakan berkonsep tradisional dan semi-permanen.
Baca juga: Properti di Bali Masih Jadi Incaran, Greenwoods-Alaya Garap Hunian Bernuansa resort
Diakuinya, wisatawan mulai berdatangan pada sekitar 2013, hingga puncak kejayaannya pada 2015. Namun sejak pertengahan 2020 surut akibat pandemi covid-19.
"Kini objek wisata di Guliang Kangin, termasuk panglukatan Pancoran Solas (tempat pembersihan diri) pun harus ditutup sementara," tuturnya.
Pengunjung desa wisata ini sebelumnya didominasi wisatawan asing sehingga ketika pandemi ini membatasi mobilitas luar negeri, pemulihan pariwisata memerlukan waktu. Untuk itu ia pun mulai mempertimbangkan jika nantinya situasi sudah membaik, pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk menggaet wisatawan domestik.
Ngakan Putu menambahkan, saat ramainya wisatawan berkunjung ke Guliang Kangin, serapan tenaga kerja cukup baik. Kini dia berharap situasi makin membaik, untuk selanjutnya bisa merintis perlahan-lahan mengoptimalkan kembali potensi wisata.(OL-5)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Program Stay 24 Hours diberlakukan selama 1 hingga 28 Februari 2026 sebagai promosi awal, seiring dengan pertama kalinya inovasi layanan ini digencarkan oleh Next Hotel Yogyakarta
Kolaborasi lintas pelaku industri pariwisata dinilai berperan dalam memperluas akses wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi regional.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Arus wisatawan ke Ragunan sudah mulai terlihat sejak hari pertama libur panjang dan bertahan pada tren yang stabil hingga akhir pekan.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved