Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.500 pelajar dari tujuh sekolah lanjutan pertama dan atas di Kabupaten Padang Pariaman, menjalani vaksinasi Covid-19 tahap ke-2 yang dinisiasi oleh Badan Intelejen Negara (BIN), Kamis (19/8).
Vaksinasi pelajar yang terpusat di SMAN 1 Batang Anai ini dilaksanakan serentak di tujuh provinsi lainnya di Tanah Air, yang dihadiri secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti secara virtual.
Kepala Badan Intelejen Daerah (Kabinda) Sumbar, Suwondo R. Baskoro dalam laporannya kepada Presiden menyampaikan target vaksinasi pelajar ditambah vaksinasi dari rumah ke rumah mencapai 5.000 peserta.
"Jadi ini vaksinasi tahap kedua. Sebelumnya sudah kita lakukan vaksinasi pelajar yang pertama itu 1.600, lalu ditambah 1.700. Sekarang 1.500 dan nanti ditambah dengan vaksin dari rumah kerumah, mudah-mudahan target kita 5.000 bisa tercapai," ujar Suwondo.
Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi juga melaporkan kondisi terkini pandemi Covid-19 di Sumbar. "Alhamdulillah persentase tingkat kesembuhan di Sumbar sampai hari ini terus meningkat, jauh lebih besar daripada kasus aktif. Persentase vaksinasi juga bertambah seiring datangnya tambahan vaksin. Terimakasih atas bantuan Bapak Presiden untuk Sumbar," ucap Buya Mahyeldi.
Dalam komunikasi secara virtual dengan Presiden itu, seorang guru asal Pekanbaru, Riau, berbicara dengan gemetar menahan tangis mengungkapkan kerinduannya pada murid-muridnya dan berharap belajar tatap muka kembali diizinkan.
Menjawab harapan tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa dirinya pun berkeinginan belajar tatap muka kembali dilakukan. Menurut Presiden, vaksinasi pelajar dan displin prokes adalah syarat utama jika ingin belajar tatap muka kembali dilakukan.
"Saya juga berharap anak-anak semua segera belajar tatap muka, tapi kita harus hati-hati, jangan sampai nanti tatap muka dimulai ada yang terpapar. Ini harus dihindari. Makanya pakai masker ini harus, meskipun sudah vaksin.
Makanya vaksin pelajar ini penting. Sekarang tetap belajar daring, tapi kalau nanti sudah tatap muka, masker tetap dipakai," jelas Jokowi.
Sebanyak 1.500 pelajar yang mengikuti vaksin Covid-19 di SMA 1 Batang Anai terdiri dari SMA 1 Batang Anai (200), SMA 2 Batang Anai (300), SMA 1 Enam Lingkuang (200), SMA 1 Lubuk Alung (300), SMPN 1 Batang Anai (200), SMAN 1 Sicincin (200), SMAN 2 Lubuk Alung (100). (YH/OL-10)
Data yang dikumpulkan dari lebih dari 1,2 juta kehamilan, menunjukkan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan manfaat bagi perempuan hamil.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI dan professor di Griffith University, Tjandra Yoga Aditama, menanggapi perihal melonjaknya kasus covid-19 di Asia Tenggara seperti Thailand.
Sebanyak lebih dari 7 juta lansia sudah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster hingga Minggu (7/1).
BIAYA vaksin covid-19 berbayar diatur di masing-masing fasilitas kesehatan. Kebijakan biaya mandiri vaksin covid-19 sama seperti aturan biaya vaksin influenza atau HPV.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved