Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Sleman Kustini Sri Purnomo, Selasa (10/8) mengatakan, Pemkab Sleman tengah menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi anak-anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena covid-19. Diakuinya, pandemi covid-19 ini telah menimbulkan duka mendalam bagi puluhan anak-anak di Kabupaten Sleman.
''Banyak anak yang menjadi yatim atau piatu setelah orang tuanya baik ayah atau ibunya meninggal akibat terpapar virus corona,'' kata Kustini.
Data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A2PKB) Sleman, menyebutkan jumlah anak yang menjadi yatim piatu, yatim, dan piatu mencapai 113 anak.
Menurut data Dinas Sosial Sleman, jumlah anak yatim atau piatu dari keluarga miskin atau rentan miskin mencapai 27 anak. Jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah dikarenakan penyebaran virus yang masih terjadi.
Namun demikian, Kustini memerintahkan untuk pelacakan yang lebih rinci, untuk mengetahui kondisi yang lebih tepat serta seberapa banyak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya terpapar covid-19.
Pemkab Sleman, katanya, menyiapkan bantuan pendidikan hingga anak tersebut lulus SMA/SMK. Kustini Sri Purnomo mengatakan pendidikan adalah fase untuk menambahkan kecakapan dalam perkembangan kehidupan manusia.
''Kami ingin memastikan anak-anak tersebut tetap dapat mengeyam bangku pendidikan. Makanya kita fasilitasi bantuan pendidikan dari mulai SD sampai SMA/SMK,'' jelas Kustini saat dikonfirmasi, Selasa (10/8).
Bantuan pendidikan tersebut akan diberikan oleh Dinas Sosial melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Keluarga anak yatim-piatu yang masih ada bisa mengajukan ke Dinas Sosial dan kemudian diverifikasi.Bantuan pendidikan yang bisa diperoleh untuk anak-anak tersebut maksimal Rp5 juta setiap tahunnya. Selain itu, Pemkab Sleman juga akan memberikan bantuan sosial sebesar Rp200 ribu per anak selama enam bulan.
''Selain bantuan pendidikan anak yatim-piatu juga akan mendapatkan bantuan sosial dari JPS juga sebesar Rp200 ribu. Nanti bisa diregulerkan juga bantuan tersebut sesuai dengan kondisi keluarganya,'' terang Kustini.
Untuk itu, Kustini meminta Dinas Sosial bergerak cepat memverifikasi data anak-anak di Sleman yang menjadi yatim-piatu agar segera bisa difasilitasi. ''Pemberian bantuan pendidikan ini bukan saja menjaga akses pendidikan bagi anak. Tetapi juga menyelamatkan satu generasi di masa mendatang,'' tambah Kustini. (AU/OL-10)
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengapresiasi pihak-pihak yang memaksimalkan bulan Ramadan untuk berbagi ke sesama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved