Sabtu 07 Agustus 2021, 12:50 WIB

Politisi NasDem Eva Yuliana Bantu Bayi yang Ditinggal Mati ibu karena Covid

Widjajadi | Nusantara
Politisi NasDem Eva Yuliana Bantu Bayi yang Ditinggal Mati ibu karena Covid

MI/Widjajadi
Politisi Partai NasDem sambangi dan bantu bayi yang jadi piatu karena ditinggal mati ibunya akibat covid-19 di Desa Cangkol, Sukoharjo.

 

KEPEDULIAN atau empati terhadap anak ditinggal mati oleh sang ibu yang gagal diselamatkan tim medis dari sergapan covid-19, ditunjukkan langsung oleh politisi Partai NasDem, Eva Yuliana. Momen ini berlangsung di selasela kesibukannya sebagai anggota Komisi III DPR RI, dalam membantu pemerintah, terutama TNI dan Polri untuk percepatan vaksinasi covid, sosialisasi prokes kesehatan 6 M dan juga bansos bagi warga terdampak covid-19.

Srikandi NasDem itu, Sabtu (7/8) mendatangi bayi mungil bernama Almeera Maulie Alfhatuneesa, yang belum sempat mendapatkan ASI (air susu ibu) karena ibunya meninggal terinfeksi covid-19. Eva datang ke Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dengan membawa bantuan paket susu formula, popok dan alat ayunan bayi.

"Saya juga seorang Ibu, jadi saya bisa merasakan bagaimana duka di keluarga ini, melihat anak yang di tinggal (wafat) ibunya," tutur Eva terbata-bata di hadapan Soing Ariyanto, ayah sang bayi merah, yang baru saja kehilangan sang istri, almarhumah Riqma Ratri Firhani.

Eva perlu menyampaikan rasa duka kepada Soing, yang harus merawat anak yang masih bayi merah tanpa isterinya yang meninggal karena covid-19. Eva mendoakan agar Almeera tumbuh sebagai anak sehat yang nantinya bisa membanggakan orangtua.

"Saya menyampaikan rasa berduka mendalam kepada keluarga. Terlebih kepada si kecil, yang baru saja lahir. Semoga adik bayi ini tumbuh sehat, menjadi anak sholihah dan membanggakan bagi ibunya yg melahirkannya serta bagi Bangsa," sambung Eva yang sempat menggendong Almeera.

Politisi dari Dapil 5 Jateng itu mengatakan selain bayi pasangan Soing Ariyanto- almh Riqma, ia terus mendapatkan informasi tentang anak yang menjadi yatim piatu karena kedua orangtuanya meninggal oleh keganasan covid-19.

Eva Yuliana saat ini tengah berkonsentrasi dalam menggenjot program vaksinasi massal di wilayah dapil 5, seperti  Klaten dan Sukoharjo. Dirinya berharap  vaksinasi yang diadakan oleh pemerintah, Polri dan TNI dengan menggandeng sejumlah komunitas, mampu mempercepat herd imunity di tengah masyarakat.

"Begitu ada kesempatan, mari semua warga mengikuti vaksinasi, sebagai ikhtiar kita bersama, untuk mempercepat pemulihan kesehatan. Dan tentunya jangan lupa terus berdisplin prokes," imbuh dia.

Berdasarkan data dari lembaga Kawal Covid-19, diprediksi ada sebanyak 50 ribu anak Indonesia mendadak menjadi yatim piatu karena orangtua mereka meninggal dunia akibat Covid-19.

"Ini duka kita bersama. Mari kita semua saling membantu, saling menguatkan, semoga pandemi segera berlalu," pungkas Eva. (WJ/OL-10)

Baca Juga

MI/DEPI GUNAWAN

Pemkab Bandung Barat Akhirnya Dukung Buruh, Usulkan Kenaikan UMK hingga 7%

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 26 November 2021, 23:55 WIB
Jika rekomendasi ini direstui oleh Pemerintah Provinsi Jabar, gaji minimum di Bandung Barat 2022 naik menjadi...
MI/BAYU ANGGORO

JEKDES, Aplikasi Transportasi yang Lahir dari Pedesaan

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 26 November 2021, 23:45 WIB
 JEKDES, startup karya anak desa yang menyediakan aplikasi transportasi berbasis...
MI/BAYU ANGGORO

BIN Jawa Barat terus Bergiat Lakukan Vaksinasi

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 26 November 2021, 23:30 WIB
BIN terus berupaya membantu menangani pandemi, dengan terus melakukan vaksinasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya