Selasa 03 Agustus 2021, 20:03 WIB

Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Garut Perpanjang PPKM Level 4

Mediaindonesia.com | Nusantara
Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Garut Perpanjang PPKM Level 4

Antara
Ilustrasi

 

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Garut diperpanjang menjadi level 4 sesuai instruksi pemerintah pusat karena kasus kematian akibat wabah COVID-19 masih tinggi.

"Kondisi ini (kasus kematian) kita menjadi pemberat sehingga kita masuk ke level lebih tinggi, level 4," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana kepada wartawan di Garut, Selasa.

Ia menyampaikan perpanjangan PPKM dan penetapan level 4 merupakan hasil keputusan pemerintah pusat, selanjutnya pemerintah daerah hanya menjalankan kebijakan pusat untuk mencegah dan memutus penularan wabah COVID-19.

Laporan kasus di Garut, kata dia, laporan kematian akibat COVID-19 dinilai masih tinggi, sementara kasus penularannya selama diterapkan PPKM terjadi penurunan.

"Yang menentukan pusat, kalau sisi tren keterpaparan di Garut ini relatif turun," katanya.

Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 juga menjabat Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menambahkan PPKM Level 4 tidak seperti PPKM Darurat yakni ada beberapa kegiatan masyarakat yang diperbolehkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tim Satgas Penanganan COVID-19 Garut, kata dia, tetap meningkatkan disiplin protokol kesehatan, terutama di daerah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan wajib protokol kesehatan yakni wilayah perkotaan Garut.

Namun target utama dalam PPKM saat ini, kata Kapolres, mengurangi tingkat kematian di Garut dengan membatasi kegiatan masyarakat, penerapan tracing, testing, dan treatment serta tetap memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

"Kita mencoba pelayanan yang terbaik, pelayanan masyarakat yang terpapar covid supaya tidak memasuki masa kritis, dan dilakukan vaksinasi di segala komunitas," katanya.

Satgas Penanganan COVID-19 Garut mencatat selama pandemi COVID-19 kasus kematian pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut mencapai 1.120 orang dari jumlah total terkonfirmasi positif sebanyak 23.408 kasus.

Selanjutnya kasus aktif pasien COVID-19 di Garut sebanyak 421 kasus isolasi mandiri, 152 kasus isolasi di rumah sakit, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 21.715 kasus. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 Klaten Melandai, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 26 September 2021, 13:47 WIB
Jumlah kasus covid-19 di Klaten total mencapai 34.633 orang. Dari jumlah itu, 31.670 orang sembuh, 2.907 meninggal, dan 56...
MI/Alexander P Taum.

Siswa Lembata Korban Badai Seroja Jalani PTM di Bawah Pohon

👤Alexander P Taum 🕔Minggu 26 September 2021, 11:50 WIB
Tampak tenda bantuan berwarna putih sudah mulai koyak. Debu tebal menempel di dinding tenda...
Antara/Syaiful Arif.

Jatim Bantah Ada Klaster Pembelajaran Tatap Muka

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 26 September 2021, 11:30 WIB
Dari temuan 1.303 sekolah yang menjadi klaster covid-19 selama PTM terbatas, sebanyak 165 sekolah di antara angka itu atau 2,77% berada di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya