Selasa 03 Agustus 2021, 15:23 WIB

Produksi Pangan di Banyumas Diperkirakan Meningkat

Lilik Darmawan | Nusantara
Produksi Pangan di Banyumas Diperkirakan Meningkat

ANTARA
Ilustrasi - Petugas Bulog sedang mengambil sampel beras.

 

PRODUKSI pangan di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) diperkirakan mengalami peningkatan pada tahun 2021. Produksi yang meningkat di antaranya adalah padi, jagung dan kedelai.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan KP) Banyumas Jaka Budi Santosa mengatakan bahwa sejumlah tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai diperkirakan mengalami peningkatan produksi. Sebab, luas tanam pada musim kemarau cukup baik, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Sumsel Kembali Terima Kuota Vaksin, Langsung Didistribusikan ke Daerah

"Bagi petani, saat sekarang cukup membantu. Sebab, meski musim kemarau, namun masih ada hujan. Sehingga sawah masih dapat ditanami tanaman pangan seperti padi. Sampai sekarang, tidak ada laporan mengenai kekeringan, karena musimnya kemarau tetapi basah," jelas Jaka pada Selasa (3/8).

Menurutnya, pada musim sadon sekarang, terdapat penambahan luas tanam. Misalnya untuk areal tanaman padi malah bertambah 64 hektare (ha), kemudian jagung 6 ha dan kedelai 114 ha. Sehingga secara total, hingga akhir Juli, tanaman padi mencapai 2.194 ha, jagung 278 ha, dan kedelai 677 ha. 

"Saat ini bahkan sudah mulai masuk panen raya. Dinas bersama Bulog berupaya untuk mengendalikan harga gabah dengan 
penyerapan," ujarnya. (OL-6)


 

Baca Juga