Rabu 14 Juli 2021, 14:25 WIB

Puluhan Warga yang Jalani Isoman di Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia

Adi Kristiadi | Nusantara
Puluhan Warga yang Jalani Isoman di Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia

Antara
Petuga kesehatan mengunjungi salah satu kampung di Denpasar, Bali yang jalani isolasi mandiri.

 

PENINGKATAN kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat menyebabkan puluhan warga menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. Dari 80 kasus isoman tercatat 23 meninggal selama Juli 2021.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra mengatakan, penyebaran kasus positif Covid-19 di wilayahnya terus mengalami penambahan setiap harinya. Peningkatan tersebut, membuat banyak pasien harus menjalani isoman

"Penambahan kasus kematian yang terjadi di Kota Tasikmalaya ini karena ada peningkatan pasien isoman meninggal dunia. Saat ini keterisian ruangan rawat inap sudah ada 417 orang dan 1.216 orang masih menjalani isolasi mandiri," kata Asep, Rabu (14/7).

Ia mengatakan, pasien yang menjalani isoman sebagian besar tak lapor kepada Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan, kelurahan, RW dan RT. Mereka juga ada yang menyembunyikannya dalam kondisi positif, karena malu untuk melaporkannya. Jumlah petugas di lapangan juga tak bisa memantau kondisi pasien seluruhnya.

"Banyak pasien yang menjalani isolasi mandiri masih malu untuk melaporkan keluarganya ke RT dan RW hingga warga baru diketahui positif Covid-19 setelah meninggal dunia, sebelum ditangani petugas medis dan selama ini juga sudah ada beberapa kasus masih saja mereka menyembunyikan termasuk hasil swab positif padahal kasus tersebut bukan aib," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 melalui operator Dinas Perhubungan yang memantau arus lalu lintas di 31 titik melalui CCTV di Area Traffic Control Sistem (ATCS) setiap 15 menit menghimbau agar masyarakat untuk menerapkan phisycal distanting dan tetap harus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

"Setiap hari para petugas terus berusaha agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 sejak awal terjadi penyebaran virus korona di Kota Tasikmalaya. Akan tetapi, penyebaran sekarang ini semakin tinggi terutama mobilitas masyarakat masih banyak yang lalu lalang terutama kendaraan di malam hari maupun siang," paparnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (14/7) tercatat 10.447 kasus di antaranya 417 orang menjalani perawatan, 1.216 orang masih menjalani isolasi mandiri,8.489 orang telah dinyatakan sembuh dan 325 orang meninggal dunia. (OL-13)

Baca Juga: Tiga Kabupaten Satu Kota di Babel Zona Merah

 

Baca Juga

ANTARA/Jojon

7.302 Nakes di Palembang sudah Divaksinasi Booster Kedua

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:48 WIB
Sebanyak 7.303 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palembang per 6  Desember sudah melakukan vaksinasi penguat (booster) kedua...
DOK.MI

Kejari Lombok Timur Tahan 3 Tersangka Kasus Korupsi Alsintan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:33 WIB
Tersangka ketiga tersebut berinisial AM yang berperan sebagai eksekutor pembentuk usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) pada dua kecamatan...
MI/Gabriel Angga

Viktor Laiskodat tidak Ingin Maju Lagi pada Pilkada 2024

👤Palce Amalo 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:04 WIB
Ia mengatakan apabila kepala daerah tidak bekerja serius untuk kepentingan rakyat, harus diberhentikan karena tidak layak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya