Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENERAPAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dikeluhkan sejumlah pedagang sapi yang berdagang di Pasar Alok. Pasalnya, omset penjualan mereka kian menurun akibat sepi pembeli.
Salah satu pedagang sapi di Pasar Alok, Daniel, saat ditemui mediaindonesia.com, Kamis (8/7), mengatakan sudah beberapa hari ini dagangannya daging sapi sepi dari pembeli.
Hal itu lantaran adanya PPKM Mikro yang telah diberlakukan pemerintah untuk beberapa hari ke depan sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19.
Baca juga: Pelanggar PPKM Darurat Covid-19 di Jepara Terus Bertambah
Disampaikannya, sebelum ada PPKM Mikro, dirinya biasa memotong sapi sekitar tiga ekor per harinya. Hal itu karena banyak pembeli yang datang
membeli daging sapi dari kalangan pembeli yang memiliki usaha warung makan.
Namun, dengan adanya PPKM ini, dalam sehari, ia hanya memotong seekor sapi saja.
"Semenjak adanya PPKM Mikro ini, pembeli daging sapi di Pasar Alok ini sepi. Biasanya pembeli daging sapi di Pasar Alok paling banyak yang memiliki usaha warung. Walaupun mereka datang beli pasti tidak banyak karena usaha warung makan juga dibatasi. Kalau pun ada pembeli juga hanya beli daging sapi untuk konsumsi di rumah. Itupun tidak seberapa jumlah yang mereka beli," ujar Daniel.
Sehingg,a kata dia, omset penjualan juga mengalami penurunan drastis akibat dengan adanya PPKM Mikro hingga membuat pembeli enggan datang ke Pasar Alok.
"Saya rasakan betul dengan adanya PPKM Mikro ini. Omset penjualan juga ikut turun karena sepi pembeli," ungkap Daniel.
Terkait harga daging sapi, ia mengaku harganya stabil tidak mengalami penurunan atau kenaikan dengan harga Rp110.000 per kilonya.
"Kalau kita mau kasih turun harga juga siapa yang mau beli. Jadi harga daging stabil saja. Saya sekarang hanya per hari potong satu ekor sapi saja hanya untuk bisa bertahan hidup dan membayar beberapa tenaga kerja yang membantunya di Pasar Alok," keluh Daniel.
Ia pun mengatakan, sebagai pedagang sangat mendukung adanya PPKM Mikro sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19. Tetapi khusus usaha rumah makan kalau bisa beroperasi seperti biasanya. Warga yang ingin membeli makanannya dibungkus saja. Karena baginya, dengan beroperasi usaha warung makan tentunya kita sebagai pedagang daging sapi ada dampaknya. (OL-1)
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved