Selasa 29 Juni 2021, 22:58 WIB

Enam Universitas di Sumut Teliti Tanaman Herbal Obat Korona

Yoseph Pencawan | Nusantara
Enam Universitas di Sumut Teliti Tanaman Herbal Obat Korona

DOK MI
Sambiloto adalah salah satu tanaman yang diteliti.

 

SEBANYAK enam universitas di Provinsi Sumatera Utara akan berkolaborasi meneliti tanaman yang bisa menjadi obat herbal Covid-19 hingga Desember 2021. Pemprov Sumut akan memfasilitasi kolaborasi keenam universitas. Mereka adalah Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas HKBP Nommensen (UHN), Universitas Methodist, dan Universitas Prima Indonesia.

Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Restuti Hidayani Saragih mengungkapkan, penelitian oleh keenam universitas tersebut ditargetkan selesai paling lambat Desember 2021. "Bila semua berjalan sesuai rencana, tim ini akan melakukan penelitian paling lambat September dan berakhir di Desember," ujarnya, Selasa (29/6).

Keenam universitas yang dikolaborasikan ini dipilih karena memiliki fakultas kedokteran dan farmasi. Selain keenam universitas, penelitian ini juga akan melibatkan para ahli kesehatan dan ahli herbal.

Baca Juga: Sambiloto Berpotensi Jadi Obat Kanker

Dia meminta masyarakat mendoakan tim ini agar dapat memberikan hasil yang berdampak besar dalam pengobatan Covid-19. Restuti menerangkan, penelitian tanaman obat herbal Covid-19 dilakukan mengingat banyaknya tanaman di Sumut yang dianggap berkhasiat melawan virus dan meningkatkan imun tubuh.

Pandemi Covid-19 hingga kini belum dapat dipastikan kapan berakhir. Namun pemprov tidak ingin menunggu sehingga mencoba melakukan penelitian tanaman untuk mendapatkan obat herbal Covid-19.

Selain untuk mengobati Covid-19, obat herbal yang akan ditemukan nanti juga diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan imun tubuh. Imun tubuh juga menjadi bagian penting dalam menghadapi penularan Covid-19.

Terpisah, Umar Zein, Ketua Sentra Penelitian dan Pengembangan Pengobatan Tradisional (SP3T), mengungkapkan ada sebanyak 30.000 lebih jenis tanaman di Indonesia yang bisa dijadikan sebagai obat herbal.

Salah satunya adalah sambiloto. Sambiloto merupakan salah satu tanaman yang banyak diteliti berbagai negara, seperti Tiongkok dan Thailand. "Secara in vivo dan in vitro maupun uji klinis, tanaman ini bermanfaat sebagai antivirus Covid-19. Tetapi tentu kita tidak bisa langsung menerima itu adalah obat Covid-19. Karena itulah kita mencoba membuktikannya melalui penelitian ilmiah," pungkasnya. (YP/OL-10)

Baca Juga

ANTARA

Kota Semarang Izinkan Tempat Hiburan dan Wisata Buka Saat Nataru

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:10 WIB
PEMERINTAH Kota Semarang, Jawa Tengah mengizinkan seluruh tempat hiburan dan obyek wisata buka saat liburan Natal dan Tahun Baru...
MI/Gabriel Langga

Sikka Jadi Model Closed Loop Hortikultura di NTT

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:03 WIB
MELALUI anak-anak muda yang terlibat di bidang pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ingin menjadi Kabupaten Sikka sebagai...
MI/BAYU ANGGORO

Di Era Robotisasi, ASN Harus Punya Kompetensi Standar Teknis

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:55 WIB
Nantinya, bukan tidak mungkin banyak jabatan ASN yang akan dilebur karena pekerjaannya diganti dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya