Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mencatat vaksinasi Covid-19 lanjut usia (Lansia) baru mencapai 7,92 persen. Hal ini karena animo yang rendah sehingga petugas akan mendatangi rumah-rumah lansia yang terdata.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yani Achmad Marzuki mengatakan, progres pelaksanaan vaksinasi kepada lansia memang masih rendah karena banyak dari mereka yang belum menerima informasi terkait vaksinasi. Namun, sekarang ini petugas akan melakukan edukasi kembali dengan jemput bola.
"Untuk melakukan percepatan vaksinasi pada lansia, petugas di lapangan melakukan upaya jemput bola dan semuanya akan didatangi satu per satu ke rumahnya dengan memberi pemahaman dan petugas akan membawanya ke puskesmas untuk melakukan vaksinasi," kata Kadinkes Yani, Kamis (10/6).
Ia mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan tak sedikit lansia yang masih takut untuk melaksanakan vaksinasi. Mereka kemungkinan belum mendapatkan informasi memadai dan percaya hoaks terkait vaksinasi yang beredar. Namun, sekarang ini petugas tetap berupaya melakukan edukasi dan mudah-mudahan bisa jadi terobosan dengan cara jemput bola agar semuanya melebihi target 100 persen.
"Vaksinasi kepada lansia sangat penting sebab mereka merupakan salah satu kelompok rentan dalam pandemi Covid-19. Memang sejauh ini Kabupaten Pangandaran tak ada kasus khusus di kalangan lansia. Pasien yang meninggal tidak secara khusus didominasi oleh lansia dan kebanyakan karena penyakit penyerta (komorbid)," ujarnya.
Untuk tenaga kesehatan, jelas dia, yang melakukan vaksinasi sebanyak 1.755 orang yang mana sudah melebihi target atau 1.770 orang. Sedangkan untuk pelayan publik, dari target sasaran 15.516 orang sekarang ini baru mencapai 89 persen atau 13.809 orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua tapi untuk lansia akan dilakukannya dengan jemput bola agar nantinya memenuhi target.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran lansia yang menjadi sasaran vaksinasi berjumlah 60.666 orang dan selama ini baru 4.807 lansia (7,92) persen menerima vaksinasi dosis pertama. Sementara, lansia yang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua berjumlah 1.636 orang atau (2,7) persen dari sasaran dan berbagai upaya akan dilakukan sampai memenuhi target 100 persen lebih. (OL-13)
Baca Juga: LRT Jabodetabek Diminta tidak Ulangi Kesalahan LRT Palembang
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved