Rabu 09 Juni 2021, 20:55 WIB

Telkom CorpU Berupaya Menurunkan Kesenjangan Talenta Digital

Bayu Anggoro | Nusantara
Telkom CorpU Berupaya Menurunkan Kesenjangan Talenta Digital

DOK/MI
PT Telkom Indonesia bersama sejumlah pelaku industri digital kreatif

 

TELKOM Corporate University (Telkom CorpU) melalui program
Indonesia Telecommunication & Digital Research (ITDRI) berkolaborasi
dengan Gojek Indonesia menggelar Muda Maju Bersama 1.000 Startup di
Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Muda Maju Bersama ini mulai membuka pendaftaran pada 6 Juni-25 Juli. Peserta/tim yang terpilih akan memperoleh hadiah berupa permodalan hingga Rp200 juta.

Jemy V. Confido, SGM Telkom Corporate University sekaligus Chairman of
ITDRI mengatakan, program tersebut merupakan implementasi misi besar Kementerian BUMN dalam membantu menurunkan kesenjangan talenta digital, mendorong kemandirian teknologi, dan meningkatkan global innovativeness index di Indonesia.

"Kami di ITDRI dan Telkom Corporate University Center menilai
pengembangan startup adalah cara paling jitu menggapai ketiga misi
tersebut sekaligus. Startup adalah wadah berinovasi dalam bentuk adopsi, pengembangan teknologi, dan perjuangan membisniskan inovasi sehingga talentanya berkembang signifikan," katanya, Rabu
(9/6).

 

Manfaat ekonomi Digital

 


Dalam kesempatan yang sama, VP Strategic Regional Gojek Indonesia Timur Anandita Danaatmadja menambahkan teknologi tidak hanya menawarkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. "Teknologi juga membuka akses bagi masyarakat untuk bisa berperan aktif berkontribusi dan menikmati manfaat ekonomi digital."

Dari pengalaman di Gojek, ia mengaku pihaknya menyadari pentingnya
proses pembelajaran yang berkelanjutan pada perusahaan startup untuk
tidak hanya bertahan, tapi juga terus berkembang. Melalui program
Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang berkolaborasi dengan Telkom-ITDRI
inilah akan banyak tercipta inovasi solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Kolaborasi IDTRI dan Gojek Indonesia diawali dengan penandatanganan
Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Telkom Indonesia dan
Gojek Indonesia pada 15 April. Langkah itu merupakan respon dari instruksi Presiden Joko Widodo, karena kebutuhan Indonesia terhadap pengayaan lebih dari 600.000 talenta digital setiap tahuna.

 

Program akselerasi

 

Program Muda Maju Bersama 1.000 Startup ditujukan bagi seluruh masyarakat yang berdomisili di Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Usia mereka dibatasi 18-35 tahun.

Pendaftaran bisa dilakukan secara individu maupun tim melalui
gosmart.id/mudamajubersama.

Peserta nantinya akan diberikan serangkaian program akselerasi secara
intensif selama 6 bulan berupa pembekalan dan fundamental startup
hingga merealisasikan gagasan idenya hingga menjadi purwarupa atau MVP
(Minimum Viable Product).

Selama tiga bulan pertama, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk belajar tahapan membangun startup, menemukan dan membentuk tim, mengajukan ide inovasinya, serta berkompetisi mempresentasikan karya mereka.

Jemy melanjutkan, 1.000 startup yang terpilih akan melanjutkan
perjalanannya dengan diberikan pembinaan berupa webinar, kurikulum yang
dibutuhkan, hingga program mentoring. Dari 1.000 startup, 200 startup
terpilih akan mendapatkan kesempatan berupa pemahaman memvalidasi dari
gagasan inovasi yang diangkat serta cara membuat MVP dari solusi inovasi yang ditawarkan peserta.

"Selama proses kegiatan tersebut, peserta akan didampingi oleh para
mentor yang merupakan praktisi terbaik di bidangnya. Seluruh startup yang terpilih akan mendapatkan hadiah utama berupa bantuan permodalan sebesar Rp 200 juta," sambungnya.

 

Inkubasi Telkom

 

Menurut Jemy, Telkom sudah lama berkecimpung di area inkubasi. Sebab,
sejak 2012 perusahaan ini berpengalaman membangun inkubator korporasi melalui Program Indigo Creative Nation, akselerator dan follow-on
funding melalui corporate venture capital, yakni PT Metra Digital Investama, inkubator karyawan atau intrapreneur dengan Program Digital Amoeba, hingga inkubator sosial di bidang CSR lewat Program Wirakarya.

"Kami juga mengembangkan platform pembelajaran seperti Pijar Mahir,
Pijar Sekolah serta Digilearn. Selain itu juga hasil-hasil inovasi
karyawan kreatif seperti Studext, Soundfren, dan Sprinthink. Kami dari
Telkom-ITDRI sangat mendukung inisiatif bersama Gojek ini. Kami berminat mencurahkan segenap pengalaman dan kapabilitas guna menyukseskan Muda Maju Bersama di KTI," lanjut Jemy.

Anandita Danaatmadja menyatakan, tidak hanya pendampingan ke talenta
Timur Indonesia, melalui program ini, pihaknya juga membuka kolaborasi
seluas-luasnya dengan jaringan kerja di Timur Indonesia, baik kampus,
lembaga pemerintah, maupun komunitas.

"Dengan potensi sebesar ini, kita harus mampu memanfaatkan peluang sekaligus menciptakan lebih banyak dampak sosial melalui inovasi teknologi, sehingga kawasan Indonesia Timur bisa makin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital dan jadi pemimpin di negeri sendiri. Kami optimis pertumbuhan startup karya anak bangsa di Indonesia Timur mampu bersaing di kancah internasional," pungkasnya. (N-2)

 

Baca Juga

DOK MI

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Sumut Masih Rendah

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:34 WIB
CAKUPAN vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara masih jauh dari angka yang diharapkan. Rata-rata, vaksinasi tahap satu mencapai 56% dan tahap...
MI/SUPARDJI RASBAN

Hari AIDS Sedunia Momentum Penanggulangan AIDS

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:30 WIB
Budi Gunadi menyebut peringatan Hari AIDS Sedunia saat ini merupakan momentum peringatan bagi semua pihak di Indonesia untuk menyukseskan...
MI/Januari Hutabarat

Prosedur Keluar Masuk Daerah di Sumut Ribet, Lebih Baik di Rumah Saja saat Nataru

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:10 WIB
Dia menjelaskan, jajarannya melaksanakan pengamanan suasana Nataru dan pencegahan penularan Covid-19 dengan menggelar Operasi Lilin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya