Rabu 09 Juni 2021, 08:05 WIB

Stok Darah di PMI Lebak Kritis

mediaindonesia.com | Nusantara
Stok Darah di PMI Lebak Kritis

Antara
Stok darah di PMI Lebak, Banten menipis karena minimnya pendonor di tengah pandemi Covid-19.

 

PERSEDIAAN darah di Unit Teknis Daerah Palang Merah Indonesia Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menipis ditengah pandemi COVID-19 yang diikuti meningkatnya permintaan dari para pasien.

"Kami kewalahan melayani permintaan darah untuk pasien di daerah ini," kata Yayu, seorang petugas UTD-PMI Lebak, Rabu (9/6). Tingginya permintaan pasien sehingga petugas tidak mampu melayaninya, karena stok darah yang ada antara tiga sampai enam kantong dengan isi 250 CC.
 
Mereka kebanyakan permintaan darah golongan A dan AB, sedangkan permintaan mencapai 40 kantong per hari. Karena itu , petugas terpaksa melakukan pedonor pengganti dari keluarga pasien untuk memenuhi kebutuhan darah.

Dengan pola seperti itu, menurut dia, hingga kini kebutuhan pasien bisa terpenuhi. "Kami terpaksa melakukan pedonor pengganti dari keluarga pasien, karena stok darah yang ada menipis," katanya menjelaskan.

Menurut dia, menipisnya persediaan darah yang biasanya pedonor dari relawan berbagai instansi pemerintah, Polri, TNI, pelajar, jemaat gereja, dan lainya kini tidak bisa dilakukan karena adanya kerumunan yang berpotensi menimbulkan klaster penyebaran COVID-19.

Selama ini, permintaan darah untuk pasien RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Rumah Sakit Misi dan Rumah Sakit Kartini mencapai 40 kantong.
Mereka pasien yang membutuhkan darah untuk operasi kecelakaan, penyakit dalam hingga persalinan sesar.

"Kami sekarang lebih baik menyarankan kepada keluarga pasien untuk menjadi pengganti pedonor dari keluarga untuk memenuhi kebutuhan darah, " kata Yayu.

Sejumlah keluarga pasien di UTD-PMI Kabupaten Lebak tampak mengantre untuk menjadi pendonor darah karena mengalami kekurangan stok darah. Keluarga pasien lebih memilih anggota keluarga atau tetangganya menjadi pedonor agar terpenuhi kebutuhan darah pasien. Sebab, kekurangan darah bisa mengakibatkan pasien lebih parah dan mengancam keselamatan jiwanya.

"Kami rela menjadi pedonor pengganti keluarga untuk kebutuhan darah golongan A orangtuanya," kata Sri Wulandari, warga Rangkasbitung.(Ant/OL-13)

Baca Juga: Toko Bahan Bangunan di Tangerang Ludes Terbakar

Baca Juga

ANTARA

Wisma Atlet Jakabaring Mulai 'Kebanjiran' Pasien Covid-19

👤Dwi Apriani 🕔Selasa 22 Juni 2021, 21:30 WIB
BUKAN hanya di DKI Jakarta saja, Sumatra Selatan juga mengalami lonjakan kasus Covid-19. Bahkan saat ini kasus Covid-19 semakin bertambah...
ANTARA

Penutupan Objek Wisata Di Bandung Barat Diperpanjang

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 20:25 WIB
PEMKAB Bandung Barat, Jawa Baray memutuskan memperpanjang penutupan objek wisata hingga 5 Juli mendatang karena wilayah tersebut masih...
ANTARA

Gubernur Jabar Pastikan Semua Desa Siapkan Ruang Isolasi

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 22 Juni 2021, 20:08 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai role model penyediaan ruang isolasi bagi pasien covid-19 di tingkat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya