Selasa 08 Juni 2021, 19:50 WIB

Pendataan Detail,Ganjar Minta Warganya Contoh Jogo Tonggo di Kudus

mediaindonesia.com | Nusantara
Pendataan Detail,Ganjar Minta Warganya Contoh Jogo Tonggo di Kudus

DOK PEMPROV JATENG

 

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkesan dengan warga perumahan Grha Muria Swasti Kirana di Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Sebab, mereka bergotong royong dan menghidupkan Jogo Tonggo dengan baik.

“Assalamualaikum, motore disade nopo mboten bu?" seloroh Ganjar saat menyapa salah satu warga yang sedang isolasi mandiri di rumahnya.

Ganjar lantas bertanya kabar mereka, yang sekeluarga terpapar COVID-19. Mereka tinggal serumah berisikan 4 orang. Masing-masing tinggal di dua lantai. Hanya bertemu saat hendak makan.

Baca Juga: Berbatasan dengan Kudus, Ganjar Minta Demak Siapkan 3 Hal Ini

“Awalnya saya pak yang positif, setelah bepergian ke Pati sempat belanja juga. Enggak tahu juga tertularnya dari mana. Ini di rumah berempat, sudah dua minggu,” katanya.

Saat meninjau, Ganjar juga menemukan hal menarik dari Jogo Tonggo yang dilakukan. Mereka secara swadaya dan bergantian antar 7 blok perumahan untuk menyiapkan makanan bagi warga yang terkena COVID-19.

Makanan diberikan sehari tiga kali, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Rumah-rumah juga ditempeli stiker khusus untuk menandakan bahwa di rumah tersebut terdapat orang terkonfirmasi COVID-19.

Baca Juga: Pemprov Jawa Tengah Bentuk BRIDA untuk Dorong Inovasi Daerah

Ganjar semakin tertarik, saat melihat salah satu koordinator Jogo Tonggo yang tampak membawa laptop. Ganjar bertanya, apa yang dia catat di laptopnya tersebut dan mendapati bahwa Jogo Tonggo di sana sangat detail pencatatannya.

"Ini saya lagi sama pak Bupati Kudus, Kedungdowo kaliwungu tapi bukan Kendal, Kudus. Ada 28 orang yang positif COVID, dan ternyata mereka jogo tonggonya hidup," ucap Ganjar sembari nge-vlog.

Pendataan dilakukan secara detail mulai dari siapa yang terpapar, kontak erat hingga data sudah berapa lama menjalani isolasi.

"Sehingga datanya ada dan diassign ke Satgas Covid, ini salah satu saya kira model jogo tonggo yang menarik, memang beruntuk karena dukungan perumahan kompleknya bagus juga," katanya.

Ganjar berharap, jogo tonggo di Grha Muria Sakti Kirana ini bisa dicontoh. Sebab, sistem pencatatan yang detail ini penting karena akan menjadi data bagi Satgas COVID-19 dalam melakukan penanganan. Ganjar pun berpesan pada para pegiat Jogo tonggo agar tidak lelah sambil melakukan edukasi pada warga.

"Mudah-mudahan ini menginspirasi yang lain. Sebenarnya yang bagus itu, dicatat, karena catatan inilah yang akan bisa dipakai sebagai data siapa, di mana, kapan, sudah diapakan dan sebagainya tercatat dengan baik sehingga harapannya (penanganan) bisa berjalan. Sambil dieedukasi terus nggih, cerewet pokoke," ucap Ganjar seraya berpamitan.

Setidaknya ada 28 warga di 17 rumah yang terpapar COVID-19. Tidak semuanya isolasi mandiri di rumah, beberapa yang mengalami gejala dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, hingga hari ini Kudus menjadi salah satu dari 8 daerah di Jawa Tengah yang dinyatakan zona merah. Pemprov Jateng juga telah mengintervensi dengan membawa sebanyak 216 pasien Corona yang OTG ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/Andri W

Sejumlah Jalan di Bandung Dibuka-Tutup Imbas Kasus Covid-19 Naik

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 17 Juni 2021, 08:40 WIB
KAPOLRESTABES Bandung, Jawa Barat, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya mulai memperketat lagi skema buka-tutup sejumlah...
AFP/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 92 Orang

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 17 Juni 2021, 07:16 WIB
Penambahan 92 kasus positif baru itu berasal dari 24 kecamatan di...
Dok.CJ-KOTRA

CJ-KOTRA Berikan Pelatihan pada Koperasi Cokelat dan Kopi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 17 Juni 2021, 06:55 WIB
Pelatihan kepada koperasi kopi dan coklat untuk dapat menciptakan produk berkualitas tinggi serta teknik pemasaran yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghitung Ancaman Megathrust Pesisir Selatan Jatim

Analisis mengenai potensi gempa dan tsunami harus dijadikan pengingat untuk memperkuat mitigasi kegempaan dan tsunami di wilayah Jawa Timur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya