Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH sakit di Kota Semarang dibanjiri pasien dari luar daerah terutama rujukan dari Kabupaten Kudus dan Jepara. Sehingga jumlah pasien covid-19 di kota ini, baik dirawat maupun isolasi, melonjak.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (3/6) jumlah pasien covid-19 di Kota Semarang baik itu di rawat di beberapa rumah sakit maupun isolasi melonjak menyusul banyaknya rujukan dari luar daerah seperti Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Demak, Grobogan, Kendal terutama Kabupaten Kudus dan Jepara.
Data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang saat ini jumlah pasien covid-19 di Kota Semarang mencapai 677 orang, baik dirawat maupun isolasi di rumah karantina, yang disiapkan oleh Pemkot Semarang. Dari jumlah tersebut 249 orang di antaranya merupakan rujukan dan sisanya adalah warga setempat.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Sri Sultan Tegur Pemkab Sleman
''Betul beberapa rumah sakit di kota ini seperti RSUD Wongsonegoro, RSUD Tugu, RS dr Kariadi, RSI Sultan Agung dan lainnya sudah menerima rujukan dari daerah lain yang jumlahnya capai ratusan orang,'' kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Sementara itu Kabupaten Kudus disebutkan bahwa jumlah warga terkonfirmasi covid-19 di daerah ini sudah mulai terkendali setelah dilakukan penanganan cepat dan banyaknya turun bantuan penanganan baik dari pemerintah daerah sekitar, TNI dan Polri yang diturunkan langsung karena saat ini 189 tenaga kesehatan di Kudus terpapar virus korona.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, hingga saat ini jumlah warga terkonfirmasi covid-19 mencapai 1.243 orang atau bertambah satu orang dari sehari sebelumnya. Jumlah ini sudah mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelumnya yang nyaris tembus 1.300 orang dirawat dan isolasi mandiri.
Baca Juga: Penyebaran Covid-19 di Surabaya Terkendali
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo yang dihubungi secara terpisah mengatakan dari jumlah pasien covid-19, sebanyak 287 orang dirawat di beberapa rumah sakit. Sebanyak 54 orang di antaranya dirujuk ke beberapa rumah sakit di daerah lain terutama Kota Semarang.
Di Jepara hingga saat ini terdapat 739 warga terkonfirmasi covid-19. Namun meskipun cukup tinggi jumlah tersebut menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat mencapai 757 orang dan 89 pasien dirawat di beberapa rumah sakit 30 orang diantaranya dirawat di rumah sakit luar daerah terutama Kota Semarang.
''Jumlah pasien covid-19 terbanyak dirawat di RSUD Kartini Jepara sebanyak 25 orang diikuti oleh RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara sebanyak 16 orang,'' kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Moh Ali. (AS/OL-10)
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved