Senin 03 Mei 2021, 22:50 WIB

Pelindo 1 Mengenalkan Anak Dusun Kurandak pada Dunia Maritim.

Yoseph Pencawan | Nusantara
Pelindo 1 Mengenalkan Anak Dusun Kurandak pada Dunia Maritim.

ANTARA/Prasetia Fauzan
Dua orang anak belajar melukis dengan bimbingan orang tuanya.

 

KESEHARIAN anak-anak tidak jauh dari cerita dan warna. Karena itu juga, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 membawa cerita dan warga untuk mengenalkan dan mengedukasi mereka mengenai dunia kemaritiman.

Pekan ini, Pelindo 1 membawanya untuk anak-anak di daerah pesisir Sumatra Utara. Mereka berada di Dusun Kurandak, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.

Edukasi digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Selain edukasi, pada kegiatan ini Pelindo 1 juga memberikan perlengkapan belajar kepada puluhan anak yang memiliki keterbatasan literasi.

"Kami ingin menumbuhkan kecintaan anak-anak pada dunia pendidikan dan
maritim," ujar VP Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami, Senin (3/5).

Fiona memaparkan, kegiatan sosial ini merupakan aksi nyata Pelindo 1 dalam mendukung pendidikan, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerja perusahaannya.

Kegiatan edukasi ini juga sebenarnya merupakan aktivitas rutin Pelindo 1 yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial, khususnya bagi masyarakat sekitar area kerja Pelindo 1.

"Kami memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini untuk menumbuhkan
kesadaran literasi. Kami mengenalkan kepada mereka apa itu maritim dan pelabuhan, serta pentingnya untuk masyarakat sekitar," papar Fiona.

Dalam kegiatan ini Pelindo 1 bersama dengan Komunitas Rumah Kita mengajak anak-anak membaca dan  menulis bersama. Mereka juga memberikan pengenalan edukasi tentang kepelabuhanan melalui cerita dan kegiatan mewarnai.

Tak hanya itu, Pelindo 1 juga memberikan bantuan perlengkapan belajar,
seperti meja belajar, tas, buku dan alat tulis serta buku-buku bacaan.

Pelindo 1 berharap pemberian itu dapat meningkatkan kemampuan dan
menumbuhkan semangat dan kesadaran literasi terhadap anak-anak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pesantren kilat yang diadakan oleh
komunitas Rumah Kita untuk mendukung aktivitas ibadah di bulan Ramadan.

Fiona menjelaskan, Dusun Kurandak hanya memiliki sarana pendidikan tingkat Sekolah Dasar. Untuk elanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, anak-anak itu harus menempuh perjalanan sejauh 17 kilometer menggunakan jalur darat, atau 3 kilometer melalui jalur laut.

Untuk mendapatkan layanan dari fasilitas kesehatan pun, warga harus menempuh perjalanan yang sama. Dusun Kurandak memiliki akses yang masih sangat terbatas. (N-2)

Baca Juga

antaranews.com

Pemkot Makassar Hendak Bangun Apartemen Lorong di Pulau Terluar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 21:30 WIB
Pemerintah Kota Makassar  segera membangun 21 apartemen lorong (aparong) di Pulau Lanjukang, Kecamatan Sangkarrang yang juga merupakan...
MI/LILIEK DHARMAWAN

Lokawisata Baturraden Batasi Pengunjung, Prokes Diperketat

👤Liliek Dharmawan 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 21:10 WIB
Selain pengunjung diwajibkan mengenakan masker, jumlah wisatawan dibatasi maksimal hanya 15 ribu...
ANTARA/Irsan Mulyadi

Pengunjung Laporkan Penganiayaan dan Pungli di Lau Kawar

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 20:55 WIB
Penganiayaan itu terjadi saat korban dan keluarganya keberatan dengan uang kutipan masuk ke lokasi wisata yang dirasa terlalu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya