Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengintensifkan pengawasan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun 2021, yaitu dari 5 April hingga 21 Mei 2021. Kepala BBPOM DIY, Dwi Prawitasari menyampaikan, pihaknya telah memeriksa 53 sarana distribusi pangan.
"Hasilnya 37 sarana memenuhi kriteria dan 16 sarana tidak memenuhi kriteria," terang Dwi, Senin (26/4).
Ia merinci hasil temuan dalam pengawasam yang dilakukan, yaitu 36 pcs rusak (15 item), 153 pcs kedaluwarsa (35 item), dan 236 pcs tanpa izin edar (15 item). Temuan sarana yang tidak memenuhi kriteria tersebut diperoleh di Kota Yogyakarta 1 sarana, Kabupaten Sleman 6 sarana, Kabupaten Bantul 6 sarana, Kabupaten Kulonprogo 1 sarana, dan Kabupaten Gunungkidul 2 sarana.
"Sarana distribusi yang diperiksa terdiri dari distributor, pasar modern, toko, pasar tradisional, pembuat/ penjual parsel," kata dia.
Dari sarana distribusi pangan yang diperiksa sampai saat ini, pihaknya menemukan 65 item (425 pcs) produk pangan TMK (tidak memenuhi ketentuan) yang terdiri dari 36% pangan kedaluwarsa, 55,5% pangan ilegal, dan 8,5% pangan rusak. Nilai ekonomis temuan tersebut sebesar Rp 1.505.573.
Temuan jenis produk pangan tanpa izin edar terbanyak adalah bahan tambahan pangan, seperti pewarna, vanili, baking powder, essence, dan ovalet. Seluruh produk pangan yang TMK telah diturunkan dari rak pajang/ display, diamankan setempat, diperintahkan untuk tidak diedarkan kemudian dilakukan pemusnahan.
BBPOM di Yogyakarta juga melaksanakan pengawasan takjil yang bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan dan siap saji yang tidak memenuhi ketentuan, khususnya selama Ramadhan 1442 H. Sasaran utama pusat penjualan pangan takjil adalah makanan siap saji termasuk lauk-pauk untuk berbuka puasa di 5 Kabupaten/Kota di DIY, dan dilaksanakan mula tanggal 15 April-10 Mei 2021.
Hasil sampling dan pengujian di 5 (lokasi) lokasi, yaitu pasar Kotagede, Jogokaryan, Alun-alun Wates, Alun-alun Wonosari, dan Taman Kuliner Imogiri. Ia menyebut, terdapat 108 sampel dengan 4 sampel tidak memenuhi syarat, yaitu Lanting Merah mengandung Rhodamin B dan Lempeng Gendar mengandung Boraks. Selama kurun waktu Januari-Maret 2021 juga, telah dilakukan pengawasan peredaran produk Obat dan Makanan secara daring dan pengusulan take down link platform e-commerce sebanyak 107.
baca juga:BPOM
Ia menegaskan, komitmen BBPOM di Yogyakarta untuk mengawal keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat terus dilakukan meskipun dalam masa darurat pandemi Covid-19 dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.
"BBPOM di Yogyakarta juga akan menindak oknum pelaku usaha yang tidak memenuhi ketentuan dalam rangka menjamin peredaran pangan yang aman dan bermutu," kata dia. (OL-3)
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved