Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCARIAN terhadap 48 korban longsor yang terjadi akibat hantaman Siklopn Seroka di enam kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Senin (19/4) masih dilakukan. Korban longsor yang hilang tersebut berasal dari Kota Kupang satu orang, Kabupaten Kupang tiga orang, Alor 13 orang, Sabu Raijua tujuh orang, Lembata 22 orang, Flores Timur dua orang.
"Sesuai perintah presiden, harus temukan korban yang hilang," kata Marius, Juru Bicara Posko Bencana Siklon Seroja.
Marius mengatakan pencarian korban dilakukan oleh tim SAR gabungan di setiap kabupaten. Menurutnya, korban hilang sesuai laporan Minggu (18/4) sebanyak 47 orang, namun hari ini bertambah lagi satu orang hilang dari Kota Kupang.
Siklon Seroja yang menyebabkan terjadinya tanah longsor dan banjir bandang di berbagai wilayah NTT, mengakibatkan 181 orang meninggal dan 225 orang luka.
Hingga kini penyaluran bantuan untuk korban masih terus berlangung oleh kapal perang milik TNI Angkatan Laut dan helikopter BNPB untuk wilayah terjauh yang belum bisa dicapai melalui jalan darat eperti sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua. (OL-15)
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved