Sabtu 17 April 2021, 11:21 WIB

Siklon Tropis Surigae Meningkat, Sembilan Provinsi Harus Waspada

Atalya Puspa | Nusantara
Siklon Tropis Surigae Meningkat, Sembilan Provinsi Harus Waspada

ANTARA
Kapal karam terhantam ombak besar akibat cuaca ekstrem

 

SIKLON Tropis Surigae yang saat ini sedang terjadi di perairan Samudera Pasifik sebelah utara Papua Barat diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengungkapkan, berdasarkan analisa yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Siklon Tropis Surigae cenderung bergerak menjauhi wilayah Indonesia, namun tetap memberikan dampak tidak langsung bagi sejumlah provinsi di Tanah Air.

Menurut prediksi BMKG hingga Sabtu (17/4) pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara Maluku Utara, atau pada 11.7 LU dan 129.7 BT, atau sekitar 1.040 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna.

"Adapun siklon tropis ini diperkirakan akan bergerak dengan kecepatan 10 knot atau 19 kilometer per jam dengan kekuatan 95 knots atau 185 kilometer per jam dengan tekanan 935 hPa," kata Raditya dalam keterangan resmi, Sabtu (17/4).

Akibat adanya pergerakan dan fenomena siklon tropis tersebut, maka BMKG memprediksi dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di sembilan wilayah meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Kemudian, gelombang air laut setinggi 1.25-2.5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe, Perairan Kep. Sitaro, Perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Halmahera, dan Perairan Biak hingga Jayapura. Selanjutnya, gelombang air laut dengan ketinggian rata-rata 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Kep. Talaud dan Perairan utara Halmahera.

baca juga: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah di Jateng

Adapun gelombang air laut setinggi 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat.

"Sehubungan dengan adanya perkembangan informasi mengenai Siklon Tropis Surigae tersebut, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Pencegahan mengintruksikan kepada pemangku kebijakan di Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing agar dapat melaksanakan upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi beberapa dampak dari siklon tropis tersebut," bebernya.

Pemerintah di daerah diharapkan dapat melaksanakan amanah yang tertuang pada Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB nomor B27IBNPB/DIl/PK.03.02/04/2021 tanggal 13 April 2021 tentang Peringatan Dini dan Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bibit Siklon Tropis 94w yang berkembang menjadi Siklon Tropis Surigae. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Kedapatan Ngumpet Di Gulungan Kain Pemudik Disuruh Balik

👤Adi Kristiadi 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:29 WIB
PETUGAS penyekatan di Pos Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat mendapati pemudik nekat bersembunyi di dalam mobil box yang membawa gulungan...
dok.mi

44 Napi dan 9 Petugas Rutan Batusangkar Positif Covid

👤Yose Hendra 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:08 WIB
SEBANYAK 44 narapidana dan 9 petugas di Rumah Tahanan (Rutan) Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar terkonfirmasi positif...
dok.mi

Ada Aturan Baru Dalih Serapan APBD Taput 2021 Minimalis

👤Januari Hutabarat 🕔Kamis 06 Mei 2021, 22:55 WIB
PENYEBAB serapan APBD Taput pada 2021 karena adanya aturan baru yang belum dipahami di masing-masing instansi di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya