Kamis 15 April 2021, 15:50 WIB

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Jateng Naik Lagi

Akhmad Safuan | Nusantara
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Jateng Naik Lagi

dok.mi
Ilustrasi

 

SEMPAT menurun, kasus covid-19 di beberapa daerah di Jawa Tengah (Jateng) Kembali bergerak naik.

Data dihimpun mediaindonesia.com, Kamis (15/4) jumlah warga terkonfirmasi covid-19 di Jawa Tengah hingga saat ini tercatat sebanyak 6.435 orang terpapar dan dirawat di berbagai rumah sakit, jumlah tersebut naik dibanding sehari sebelumnya sebanyak 6.273 orang.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 itu lebih tinggi dibanding sehari sebelum Ramadan yakni 6.067 orang, meskipun sebelumnya sempat menurun dibawah 6.000 orang dan terus menunjukkan kondisi semakin membaik.

Peningkatan jumlah warga terpapar covid-19 di Jawa Tengah ini terjadi karena di beberapa daerah juga mengalami penaikan jumlah warga terkonfirmasi korona, seperti Kota Semarang sehari sebelumnya tercatat 262 orang naik menjadi 290 orang yakni 214 orang merupakan warga dalam kota dan 76 orang warga luar daerah.

Demikian juga terjadi di Kudus, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 naik dari sebelumnya sebanyak 77 orang meningkat menjadi 80 orang, meskipun dua daerah lain yakni Jepara turun dari 284 orang menjadi 258 orang dan Kabupaten Semarang turun dari 193 orang menjadi 181 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran dan meningkatnya covid-19 daerah di Jawa Tengah telah sepakat untuk melarang mudik lebaran dengan lebih meningkatkan program jogo tonggo (Menjaga tetangga) serta pengetatan di daerah perbatasan. "Jangan sampai muncul gelombang kedua covid-19," imbuhnya.

Selain itu, ungkap Ganjar, selama bulan Ramadan ini dalam rangka percepatan vaksinisasi kepada warga, dilakukan dua skenario penyuntikan terhadap lansia yakni membuka layanan di 35 daerah pada malam setelah berbuka puasa dan siang hari, sehingga vaksinisasi tetap berjalan sesuai target.

Naiknya jumlah warga terkonfirmasi covid-19ini, menurut Ganjar Pranowo, terus dipantau dan dievaluasi penyebabnya. Namun diperkirakan terjadi karena beberapa hal dari mulai peningkatan aktivitas warga dalam berinteraksi sehingga diminta agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Covid di Tiga Kabupaten di Babel Melonjak Ini Saran Satgas

Baca Juga

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Pemprov Kalsel Salurkan Puluhan Ribu Rapid Test Antigen

👤Denny Susanto 🕔Kamis 06 Mei 2021, 08:12 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah membagikan 65.000 rapid test antigen ke 13 pemerintah kabupaten/kota di wilayah tersebut guna...
MI/Kristiadi

Ratusan Kendaraan Diputarbalik Saat Masuk Tasikmalaya

👤Kristiadi 🕔Kamis 06 Mei 2021, 06:41 WIB
Polres Tasikmalaya Kota memutar balik ratusan kendaraan yang melintas di jalur selatan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya...
DOK MI

Tadarusan di Martapura Picu Kontroversi Politisasi Alquran

👤Denny Susanto 🕔Kamis 06 Mei 2021, 06:16 WIB
Kegiatan tadarus Alquran dengan mengundang calon Gubernur Kalimantan Selatan yang berlangsung di Masjid Agung Al Karomah, Martapura, Kalsel...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya