Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMPAT menurun, kasus covid-19 di beberapa daerah di Jawa Tengah (Jateng) Kembali bergerak naik.
Data dihimpun mediaindonesia.com, Kamis (15/4) jumlah warga terkonfirmasi covid-19 di Jawa Tengah hingga saat ini tercatat sebanyak 6.435 orang terpapar dan dirawat di berbagai rumah sakit, jumlah tersebut naik dibanding sehari sebelumnya sebanyak 6.273 orang.
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 itu lebih tinggi dibanding sehari sebelum Ramadan yakni 6.067 orang, meskipun sebelumnya sempat menurun dibawah 6.000 orang dan terus menunjukkan kondisi semakin membaik.
Peningkatan jumlah warga terpapar covid-19 di Jawa Tengah ini terjadi karena di beberapa daerah juga mengalami penaikan jumlah warga terkonfirmasi korona, seperti Kota Semarang sehari sebelumnya tercatat 262 orang naik menjadi 290 orang yakni 214 orang merupakan warga dalam kota dan 76 orang warga luar daerah.
Demikian juga terjadi di Kudus, jumlah warga terkonfirmasi covid-19 naik dari sebelumnya sebanyak 77 orang meningkat menjadi 80 orang, meskipun dua daerah lain yakni Jepara turun dari 284 orang menjadi 258 orang dan Kabupaten Semarang turun dari 193 orang menjadi 181 orang.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran dan meningkatnya covid-19 daerah di Jawa Tengah telah sepakat untuk melarang mudik lebaran dengan lebih meningkatkan program jogo tonggo (Menjaga tetangga) serta pengetatan di daerah perbatasan. "Jangan sampai muncul gelombang kedua covid-19," imbuhnya.
Selain itu, ungkap Ganjar, selama bulan Ramadan ini dalam rangka percepatan vaksinisasi kepada warga, dilakukan dua skenario penyuntikan terhadap lansia yakni membuka layanan di 35 daerah pada malam setelah berbuka puasa dan siang hari, sehingga vaksinisasi tetap berjalan sesuai target.
Naiknya jumlah warga terkonfirmasi covid-19ini, menurut Ganjar Pranowo, terus dipantau dan dievaluasi penyebabnya. Namun diperkirakan terjadi karena beberapa hal dari mulai peningkatan aktivitas warga dalam berinteraksi sehingga diminta agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. (OL-13)
Baca Juga: Kasus Covid di Tiga Kabupaten di Babel Melonjak Ini Saran Satgas
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
PEMERINTAH Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat untuk melakukan penanganan Covid-19.
KETUA Satgas covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Erlina Burhan, menyarankan masyarakat untuk tetap melaksanakan vaksinasi ke-4 atau booster ke-2.
Achmad menyebut bahwa pemberian uang jasa pelayanan medis Covid-19 tidak berpedoman pada aturan yang berlaku
Presiden Joko Widodo akan membubarkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 setelah pemerintah resmi mencabut status kedaruratan pandemi di Indonesia.
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 565 pada Minggu, 9 April 2023. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.751.168 orang.
Coba ingat-ingat lagi wajah orang terdekat kita yang telah tiada. Begitu pula deretan angka yang hingga kini masih terpampang di laman situs covid19.go.id. Mereka bukan statistik belaka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved