Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN produk kosmetik di Tanah Air setiap hari mengalami
pertumbuhan yang cukup signifikan. Dari total jumlah penduduk di
indonesia 250 juta jiwa, hampir 60% menggunakan produk kosmetik.
Hal ini yang membuat Skin Solution Group berani menambah pabriknya yang
ke-2. Ditemui saat Virtual Grand Launching Brunch Beauty Time di Bandung, Rizki Ananda Musa, pendiri perusahaan tersebut, mengatakan, perkembangan industri kosmetik saat ini mengalami kemajuan yang cukup pesat meski pandemi covid 19 belum berakhir.
"Pandemi tidak mengurangi pengguna kosmetik untuk berhenti menggunakannya," kata dia, Minggu (11/4).
Hal ini ditandai dengan banyaknya konsumen yang hadir ke gerai penjualannya. "Sehari bisa lima kali dari para calon konsumen makloon untuk membuat produk kosmetiknya," kata dia.
Rizki menambahkan, perusahaannya adalah jasa makloon kosmetik yang besar dan terbaik di Jawa Barat, yang telah berdiri sejak 2010.
Mengenai bahan baku yang disediakan, pendiri lainnya, Michael Simon,
menjelaskan, skin solution lebih mengutamakan produk herbal serta halal
walaupun bahan bakunya masih impor. Hal ini karena masih sulitnya bahan
herbal yang ada di Indonesia.
Pabrik baru yang ke-2 inipun bisa menambah kapasitas produksi mencapai 3 ton per hari atau 1 juta pcs produk per bulannya, sehingga bisa menambah merek baru untuk membuat produk kosmetik.
"Sampai saat ini kita memegang 150 brand yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kemudahan pengurusan sertifikat halal karena produk yang dihasilkan kami telah terverifikasi halal dari MUI serta aman karena mengandung herbal," katanya.
Michael memastikan pihaknya merencanakan menjadi perusahaan makloon kosmetik terbesar di Indonesia dengan konsumen makloon yang terbanyak berasal dari luar negeri. (N-2)
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved