Sabtu 20 Maret 2021, 12:29 WIB

Pemakaman Covid-19 di Sulsel Dibuka untuk Peziarah

Lina Herlina | Nusantara
Pemakaman Covid-19 di Sulsel Dibuka untuk Peziarah

ANTARA/M Risyal Hidayat
Ilustrasi--Peziarah berdoa di depan makam keluarga di pemakaman khusus covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur.

 

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan Surat Edaran Tentang Pembukaan Ziarah Tempat Pemakaman Khusus (TPK) Covid-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, melalui Surat Edaran tertanggal 12 Maret 2021 yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan alasan pembukaan TPK Macanda, berdasarkan rekomendasi Tim Ahli Penanganan Covid-19 dengan mempertimbangkan ziarah adalah kegiatan sosial yang penting bagi masyarakat di Sulsel.

"Tentu pelaksanaan ziarah ke TPK Covid-19 Macanda diatur mengikuti protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari risiko penularan covid-19 bagi para peziarah," kata Andi Sudirman, Sabtu (20/3).

Baca juga: Danone Sukseskan Vaksinasi di Bandung

Menurutnya, ada tujuh poin yang menjadi syarat bagi para peziarah mengunjungi makam di TPK Covid Macanda.

Ketujuh poin tersebut, yaitu para calon peziarah mendaftar secara daring dan diperbolehkan datang setelah mendapat konfirmasi dari tim satgas penanganan covid-19. Untuk waktu kunjungan bagi para peziarah juga diatur jadwalnya.

Jadwal ziarah, diperbolehkan setiap hari pada pukul 09.30 hingga 11.30 Wita, kemudian pukul 15.30 hingga pukul 17.30 Wita, dengan jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk sebanyak lima orang.

"Lama sesi ziarah untuk satu rombongan keluarga 30 menit dan dalam satu kali sesi ziarah diperbolehkan masuk maksimal dua rombongan. Para peziarah diwajibkan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di area pemakaman. Setiap keluarga peziarah akan didampingi pihak pengamanan, baik itu dari Satpol PP, TNI, Kepolisian dan juga dari petugas TPK Macanda," urai Andi Sudirman.

Yang terpenting, lanjut Andi Sudirman, keluarga peziarah wajib mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Para peziarah tidak diwajibkan mengenakan APD (Alat Pelindung Diri) selama dalam area pemakaman, yang terpenting dan wajib dijalankan tentu protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan," tutup Andi Sudirman. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Novrian Arbi

Dua Kades di Cianjur Laporkan 8 Warga belum Ditemukan

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 29 November 2022, 23:50 WIB
Selain itu, lanjut dia, per hari ini data pengungsi yang terdata sebanyak 108.7290...
Pengolahan nikel

Vale Indonesia Resmi Mulai Proyek Blok Pomalaa

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 29 November 2022, 23:32 WIB
Total paket investasi untuk pabrik High Pressure Acid Leaching (HPAL) dan tambang diperkirakan mencapai Rp67,5...
DOK.MI

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kota Sinabang Aceh

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 22:48 WIB
Belum ada laporan tentang kerusakan akibat gempa yang terjadi sekitar pukul 21.20 WIB...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya