Jumat 05 Maret 2021, 15:32 WIB

Tinggal Enam Kelurahan di Pangkalpinang yang Kumuh

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Tinggal Enam Kelurahan di Pangkalpinang yang Kumuh

Antara
Salah satu sudut kawasan kumuh.

 

DINAS Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Pangkalpinang mengklaim saat ini tinggal enam dari 42 kelurahan di wilayahnya masuk dalam kawasan kumuh.

"Saat ini, kawasan kumuh masih tersisa di enam kelurahan, kita berkomitmen akan segera menuntaskanya agar di Kota Pangkalpinang tidak ada lagi kawasan kumuh," janji Kepala Dinas Perkim Kota Pangkalpinang Mie Go,   Jum'at (5/3).

Ia menyebutkan enam kelurahan yang masih ada kawasan kumuh tersebut adalah, Bintang, Asam, Rejosari, Parit Lalang, Temberan dan Keramat.

Selain kawasan kumuh, dikatakan Miego, pada tahun ini Disperkim juga memprioritaskan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sesuai program
Pemkot Pangkalpinang.

Menurutnya. Anggaran yang digunakan tersebut berasal dari APBD sebanyak 32 unit rumah, dan sebanyak 49 unit rumah bersumber dari DAK.

"32 rumah tahun ini berasal dari APBD Kota Pangkalpinang serta 49 rumah anggarannya dari DAK, ini yang akan kita tuntaskan dan menjadi prioritas
kita," ujarnya.(OL-13).

Baca Juga: Jalani Isolasi Mandiri, Seorang Pria di Pangkalpinang Gantung Diri

 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Desa Tilang Nikahkan Ratusan Pasangan secara Gratis

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 17 Mei 2022, 12:22 WIB
"Tahun ini ada sekitar 111 pasangan akan kita nikahkan secara bertahap. Proses pembiayaan pernikahan ditanggung oleh desa melalui...
Antara/Galih Pradipta.

Era Jokowi Dinilai Beri Banyak Ruang bagi Pengusaha Milenial

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:55 WIB
Di sisi lain, era digital juga semakin membuka ruang bagi pengusaha muda untuk mengakses dukungan teknologi dalam menjalankan...
MI/Gabriel langga

Pelaku Usaha Nilai Sektor Riil di NTT Belum Digarap Serius

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 17 Mei 2022, 10:35 WIB
KALAU NTT mau keluar dari kemiskinan itu wajib punya sektor riil minimal 50 persen.  Hanya dengan sektor riil maka NTT bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya