Rabu 03 Maret 2021, 03:05 WIB

Gaji Ditunggak, Karyawan PDAM Lhokseumawe Mogok Kerja

mediaindonesia.com | Nusantara
Gaji Ditunggak, Karyawan PDAM Lhokseumawe Mogok Kerja

Antara
Pekerja merangkai pipa untuk mengalirkan air bersih PDAM di Banda Aceh.

 

SEBANYAK 25 karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Lhokseumawe melakukan aksi mogok kerja. Sebab, mereka tidak menerima gaji selama 14 bulan.

Dalam aksi tersebut, karyawan juga mengunci kantor instalasi pengolahan air. Serta, mematikan mesin suplai air PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe.

Iskandar, karyawan PDAM Ie Beusare, menjelaskan mogok karyawan sebagai bentuk kekecewaan kepada direktur yang dinilai telah mengabaikan hak karyawan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: PDAM Aceh Timur Naikkan Tarif Hingga 10 Persen

"Ini aksi spontanitas kekecewaan dari rekan-rekan terhadap direktur, yang tidak dapat menyelesaikan tunggakan gaji karyawan sejak Januari 2020 hingga sekarang," tutur Iskandar, Selasa (2/3).

Menurut Iskandar, yang juga menjabat Humas PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe, Direktur PDAM tidak menciptakan suasana kondusif. Sehingga, mengakibatkan kesenjangan di tengah karyawan.

Pihaknya juga meminta agar direktur diganti dengan sosok yang dapat menciptakan suasana kondusif. Selama ini, direktur juga tidak memiliki keterbukaan sistem manajemen kinerja internal perusahaan.

Baca juga: Ketersediaan Air Bersih Nasional Memprihatinkan

"Kami menuntut direktur diganti. Sudah tiga bulan beliau tidak masuk kantor di Bhatupat. Kami seperti anak ayam kehilangan induknya," urai Iskandar didampingi sejumlah karyawan yang mogok kerja.

Direktur PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe Safrial menyayangkan aksi mogok kerja karyawan. Mengingat, aksi tersebut mengganggu pelayanan air bersih untuk masyarakat.

"Ini sangat kami sayangkan. Saya minta karyawan bersabar terkait tunggakan gaji. Saya masih mengupayakan agar gaji tersebut dapat diselesaikan secepatnya," jelas Safrial.(Ant/OL-11)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Tenaga Kerja Harus Mendapat Perlindungan Jaminan Sosial

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 13 April 2021, 08:53 WIB
Tenaga kerja di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara harus mendapat jaminan perlindungan sosial...
MI/SUPARDJI RASBAN

Di Tengah Pandemi, Usaha SPBU Dinilai Masih Menguntungkan

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 13 April 2021, 08:32 WIB
Di Kabupaten Brebes, masih banyak tempat yang masih memerlukan SPBU karena wilayahnya yang luas yakni nomor dua di Jawa Tengah, setelah...
MI/Heri Susetyo

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB
Sebanyak 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya