Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR mulai sedikit surut di Kota dan Kabupaten Pekalongan, pengungsi yang tersebar di beberapa kecamatan mulai pulang ke rumah masing-masing, namun tetap was-was karena banjir air laut pasang (rob).
Pantauan Media Indonesia, Selasa (23/2), ratusan jiwa pengungsi banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan mulai pulang. Namun, ribuan warga bertahan di pengungsian karena banjir masih merendam ribuan rumah dengan ketinggian diatas 40-80 sentimeter.
Meskipun banjir sudah mulai surut di Kota Pekalongan, sebelumnya merendam 17 kelurahan, kini tinggal sembilan kelurahan. Akan tetapi, warga di beberapa kelurahan belum berani untuk pulang karena banjir rob mengancam dengan ketinggian air yang terus meningkat.
"Saat ini jumlah pengungsi menurun dari sebelumnya 3.101 jiwa menjadi 2.949 jiwa karena ada delapan kelurahan yang telah surut," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha.
Baca juga: Daerahnya Langganan Banjir, Warga Pekalongan Didorong Transmigrasi
Banjir saat ini, lanjut Dimas Arga Yudha, masih merendam sembilan kelurahan tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Pekalongan Barat dan Utara, terutama pada radius 5 kilometer dari bibir pantai, karena banjir belum sepenuhnya turun ditambah air berasal dari rob.
Berbeda dengan Kabupaten Pekalongan, banjir masih tetap tinggi sehingga Pemkab Pekalongan memperpanjang masa darurat banjir hingga 14 hari ke depan dan masih 2.744 orang bertahan di sejumlah titik pengungsian.
"Saat ini lebih sedikit jika dibanding dengan banjir pertengahan Januari lalu. Jumlah pengungsi mencapai 6.619 jiwa," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharja.
Banjir di daerah ini masih merendam empat kecamatan yakni Kecamatan Tirto, Siwalan, Wonokerto, dan Wiradesa dengan ketinggian 20-150 sentimeter dengan kondisi terparah di Siwalan dan Winokerto karena lokasi berada di pinggiran pesisir pantura.(OL-5)
Akibat kejadian itu, para korban langsung dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.
DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amat Muzakhim, 56, di Pekalongan perlahan terkuak
RUMAH anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Pekalongan, Jawa Tengah ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK),
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
Kerusakan jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga telah memakan banyak korban kecelakaan, termasuk merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kepolisian setempat.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved