Selasa 23 Februari 2021, 07:32 WIB

Sebanyak 227 Warga DIY Sembuh Covid-19

Agus Utantoro | Nusantara
Sebanyak 227 Warga DIY Sembuh Covid-19

Medcom.id
Ilustrasi covid-19

 

KASUS sembuh covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus bertambah. Juru bicara Pemda DIY untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menjelaskan kasus sembuh covid-19 di DIY bertambah 227 kasus. Dengan demikian kasus sembuh di DIY keseluruhannya mencapai 20.328 kasus.  

"Kasus sembuh ini terbanyak di Kabupaten Sleman yakni 68 kasus, disusuk Kota Yogyakarta 48 kasus, Kabupaten Bantul 46 kasus, Kabupaten Kulonprogo 44 kasus dan Kabupaten Gunungkidul 21 kasus," kata Berty, Senin (22/2).

Sedangkan kasus baru covid-19, jelasnya, bertambah  sebanyak 138 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 26.594 kasus. Menurut Berty, penambahan kasus positif ini terbanyak juga di Kabupaten Sleman yakni 89 kasus, disusuk Kabupaten Bantul 15 kasus baru, Kabupaten Kulonprogo 14 kasus, Kota Yogyakarta 12 kasus dan Kabupaten Gunungkidul 8 kasus.

Adanya kasus baru itu, ujarnya diketahui dari hasil tracing kasus positif sebanyak 82 kasus, periksa mandiri 28 kasus, skrining karyawan kesehatan 3 kasus dan belum ada info 25 kasus.

"Ada penambahan kasus meninggal sebanyak 7 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi  642 kasus," katanya.

Sementara pelaksanaan PPKM di DIY, menurut Sri Sultan Hamengku Buwono X, dipastikan diperpanjang. 

"Karena masih fluktuatif dan karena diperintah untuk diperpanjang ya ddiperpanjang," kata Sri Sultan.

Dikatakan, perpanjangan itu dituangkan dalam Instruksi Gubernur DIY nomor 6/2021. Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro ini berlaku mulai tanggal 23 Februari hingga 8 Maret 2021. Terkait dengan hal itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kemudian juga mengeluarkan Surat Edaran tentang pelaksanaan tata kerja ASN.

Dalam SE tersebut diatur ASN tetap bekerja dengan pola 50 persen WFO (bekerja di kantor) dan 50 persen lainnya bekerja dari rumah (WFH). Bagi instansi pendidikandan pelatihan diminta menggelar kegiatan belajar secara daring, sementara untuk kegiatan penegakan protokol kesehatan diminta untuk menerapkan 5M.

baca juga: Epidemologi: Sumsel Belum Perlu Lakukan PPKM

Adapun 5M tersebut adalah mengenakan masker yang baik dan benar, pencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari/ mencegah terjadinya kerumuman yang berpotensi menimbulkan penularan dan mengurangi mobilitas.Menyusul perpanjangan sesuai dengan instruksi gubernur, para bupati/walikota se DIY pun kemudian menerbitkan instruksi yang serupa. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Widjajadi

Kasum TNI Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Lanud Adi Soemarmo

👤Widjajadi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 12:14 WIB
Sebanyak 1.695 prajurit Babinsa (Badan Pembina Desa) TNI sepanjang Selasa (2/3) menjalani vaksinasi covid-19 di Depohar 52 Lanud Adi...
Dok Polres Sumba Barat

Rumah Dibakar di Sumba, Empat Orang Tewas Terjebak Kobaran Api

👤Palce Amalo 🕔Selasa 02 Maret 2021, 12:07 WIB
Seingu Riamu, 30, menyerang dan membakar rumah di Kampung Golusewu, Kelurahan Weedabo, Kecamatan Loli, Sumba Barat,NTTmenyebabkan empat...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Puncak Musim Hujan Sudah Lewat, Warga Tetap Waspada

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 02 Maret 2021, 12:01 WIB
Meski suhu udara cukup menyengat, berdasarkan analisa BMKG, pada awal Maret wilayah Bandung dan Jawa Barat pada umumnya masih dalam periode...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya