Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASAP tebal terhembus dari sebatang rokok kretek yang diisap lelaki tua di teras depan rumah sederhana di atas bukit. Musa, lelaki tua yang sudah berusia 115 tahun ini, ialah sesepuh Desa Pantai Mangkiling, terpencil di puncak Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
Meski berumur sangat tua, Musa yang kerap disapa Kai Pembakal Canggung masih segar bugar, badannya masih sehat, dan bicaranya juga masih lancar saat menceritakan sejarah kampungnya dan kisah perjuangan masyarakat suku dayak melawan penjajah Belanda dulu. Selain sebagai sesepuh atau tokoh adat, Musa orang pertama yang bermukim di Desa Pantai Mangkiling dan kemudian menjadi kepala desa selama puluhan tahun.
Di lantai teras rumahnya, berkumpul anak dan cucunya yang tengah mengupas biji kemiri dan buah-buahan lokal hasil panen dari hutan desa. Seperti masyarakat suku dayak lain yang bermukim di kawasan Pegunungan Meratus, masyarakat Desa Mangkiling juga bermata pencaharian sebagai petani padi gunung, pisang, karet, juga hasil hutan kemiri, kayu manis, dan lainnya.
"Tahun ini hasil panen kurang baik karena cuaca buruk dan pengaruh hutan Meratus banyak yang rusak," tutur Musa memulai percakapan. Pengetahuan Musa tentang nasionalisme dan perkembangan Tanah Air juga cukup baik. Sebagai salah seorang tokoh pejuang yang hidup Musa berharap pemerintah memperhatikan kondisi masyarakat di pedalaman dan kelestarian alam Pegunungan Meratus.
Musa menceritakan awal dirinya bermukim di wilayah Gunung Apurung daerah lebih tinggi di puncak Meratus bersama puluhan keluarga suku dayak lain. Kala itu Musa bersama para pemuda dan tokoh dayak dari berbagai balai adat yang ada di Pegunungan Meratus bersatu melawan Belanda.
"Kami tidak punya senapan, kecuali mandau dan tombak. Tetapi para pejuang dayak punya kesaktian dari para leluhur dan jimat kebal terhadap peluru ataupun senjata lain," cerita Musa dengan semangat.
Dengan keberanian dan perang gerilya dari hutan ke hutan, pasukan penjajah Belanda akhirnya bisa diusir. Setelah perang usai dan Indonesia merdeka, Musa dan beberapa penduduk desa pindah ke daerah lebih rendah karena alasan mudahnya mencari sumber air hingga akhirnya terbentuk dusun-dusun baru seperti Pantai Mangkiling, Banyuwana dan Rantau Parupuk.
Pantai Mangkiling dapat dijangkau dengan menggunakan sepeda motor jenis trail dari ibu kota Kecamatan Hantakan kurang lebih satu jam, menyusuri jalan bermedan berat di Pegunungan Meratus. "Saat ini tidak ada lagi warga yang berdiam di puncak (Apurung) dan banyak kawan pejuang sudah meninggal dunia," kenang Musa. (OL-14)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter BK 117-D3 di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.
Seluruh jenazah korban Helikopter Tipe BK117-D3 diperkirakan akan tiba di RS Bayangkara Banjarmasin pada Kamis (4/9) malam, untuk diidentifikasi.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Helikopter bernomor seri BK 117-D3 mengalami hilang kontak dengan perkiraan lokasi berada di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Senin (1/9), sekitar pukul 12.00 Wita.
Kawasan hutan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 119 ribu hektare akan ditetapkan sebagai Taman Nasional Pegunungan Meratus.
MASYARAKAT adat di pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan penolakan terhadap kebijakan perdagangan karbon yang dikampanyekan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved