Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terjadi terus-menerus membuat debit air di Sungai Rupit dan Sungai Rawas di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan semakin meningkat. Potensi banjir bisa terjadi kapan saja, apalagi apabila hujan dengan intensitas deras terus berlangsung di wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di Palembang memperkirakan hujan dengan intensitas deras akan terus berlangsung di Musi Rawas Utara selama sepekan ke depan. Untuk itu, warga di sepanjang aliran Sungai Rawas dan Sungai Rupit diminta waspada jika sewaktu-waktu debit air sungai semakin tinggi.
"Potensi banjir akibat luapan sungai bisa saja terjadi kapanpun. Apalagi saat ini debit air di Sungai Rupit dan Sungai Rawas sudah tinggi, sehingga sangat mudah jika terjadi luapan air sungai yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Muratara, ujar Kepala BPBD Muratara, Syarmidi, Minggu (7/2).
Ia mengungkapkan, pihaknya sudah mengimbau masyarakat di sepanjang aliran sungai tetap waspada. Pasalnya, dalam dua hari terakhir kondisi aliran Sungai Rupit dan Sungai Rawas alami peningkatan.
"Kami sudah minta agar masyarakat, utamanya yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada. Meningkatnya intensitas curah hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Muratara, berpotensi mengakibatkan beragam bencana alam. Apalagi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Muratara, dilanda hujan deras di sertai angin kencang. Kondisi itu sering terjadi sore hingga malam hari. Kita minta warga waspada, banjir, tanah longsor dan pohon tumbang," ujarnya.
Ia mengungkapkan, wilayah Kabupaten Muratara merupakan daerah langganan bencana. Potensi hujan deras di sertai angin kencang di Muratara akan berlangsung selama Januari-Februari.
Syarmidi menegaskan, wilayah yang berpotensi bencana banjir sepanjang aliran sungai, seperti Rawas Ilir, Rawas Ulu, Karang Dapo dan Kecamatan Rupit. Rawas Ulu, Ulu Rawas.
"Kita minta masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di sepanjang aliran sungai. Kami sudah menyiapkan tim khusus untuk deteksi dini di seluruh desa, dan menyiagakan tim tanggap darurat untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana," pungkasnya. (OL-15)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved