Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi kembali mengganas di Waipare, Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur beberapa hari ini. Mengakibatkan sekitar 30-an rumah warga setempat terancam ambruk.
Berdasarkan pantauan mediaindonesia.com, Kamis (4/2), gelombang laut masih menganas dan tinggi. Sampai air laut dari hempasan gelombang itu langsung tiba ke pemukiman warga yang tinggal di pesisir pantai itu.
Terlihat, sejumlah warga Waipare sibuk membersihkan rumah dan peralatan rumah yang hancur akibat gelombang yang terjadi beberapa hari ini. Ada pula warga yang berusaha menutup rumahnya dengan karung berisi pasir untuk menahan gelombang air laut tersebut.
Irwan, salah satu warga Waipare saat ditemui mediaindonesia.com, mengakui tiap tahun rumah warga di sini selalu dihantam gelombang laut. Warga juga berkali-kali mengusulkan kepada pemerintah untuk dibangun pemecah gelombang. Namun, tidak pernah realisasi hingga saat ini.
"Sudah tiga tahun kepemimpinan Bupati Sikka, kita usulkan untuk bangun pemecah gelombang. Tetapi tidak pernah realisasi. Kalau rumah warga di sini dihantam abrasi, pemerintah hanya datang pindahkan kami, lalu berikan bantuan nasi bungkus. Warga di sini tidak butuh nasi bungkus. Kami butuh dibangun pemecah gelombang . Diusulkan, diusulkan hingga bilang PI tetapi tidak pernah ada realisasi dari pemerintah," kesalnya.
Irwan mengaku pihaknya pernah bertengkar dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun lalu. Jika warga tidak butuh bantuan nasi. "Kami butuh dibangun pemecah gelombang bukan nasi, jadi tiap tahun tidak kena musibah ini. Bukan dikasi nasi," papar Irwan ini.
Hal yang sama juga disampaikan warga Waipare Ruslan bahwa sudah tiga hari rumah warga yang tinggal di pesisir pantai ini dihantam gelombang laut. "Sudah tiga hari ini gelombang laut besar sekali. Ada beberapa rumah warga di sini rusak," papar dia.
Selain gelombang laut, ia mengaku saat ini warga di sini yang berprofesi sebagai nelayan tidak melaut. Ruslan berharap pemerintah bisa membangun pemecah gelombang sehingga rumah mereka bisa terlindungi dari ganasnya gelombang laut. (OL-13)
Baca Juga: Ganjar: Dua Hari Di rumah Saja untuk Merenungi Imbas Covid
Relokasi darurat dipusatkan di SDN Kawungluwuk. Warga menempati ruang-ruang kelas di sekolah tersebut.
Peristiwa abrasi terjadi pada Senin (15/12) pagi usai hujan deras mengguyur sejak Minggu (14/12).
Warga sudah berinisiatif menanam pohon dan memasang terpal untuk menahan tebing sungai yang longsor. Namun ternyata hasilnya tetap tidak efektif.
Alat berat mengeruk material jalan yang amblas akibat abrasi di ruas Jalan Towua, Palu, Sulawesi Tengah.
Dampak positif dari pembangunan pengamanan pantai tersebut di antaranya adalah terselamatkannya beberapa lahan pertanian.
Pembangunan Giant Sea Wall ini juga diharapkan tidak hanya dapat melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, tetapi juga berfungsi meningkatkan ketahanan lingkungan.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved