Kamis 28 Januari 2021, 09:12 WIB

KKP dan Bank Indonesia Tiru Pembangunan Coral Garden untuk Lombok

Arnoldus Dhae | Nusantara
KKP dan Bank Indonesia Tiru Pembangunan Coral Garden untuk Lombok

Dok Kementerian Kelautan dan Perikanan
Para penyelam meletakkan terumbu karang dengan desain patung garuda dilengkapi struktur fishdome dan hexagonal/spider web.

 

SETELAH sukses pembangunan kebun karang Indonesia (Indonesia Coral Reef Garden/ICRG) di Bali pada Oktober-Desember 2020, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) dan Bank Indonesia (BI) melakukan replikasi ICRG di perairan Gili Meno Lombok Utara. Kegiatan ini didukung oleh Komunitas Penyelam Nusa Tenggara Barat (Kapela NTB).

Tema desain yang diambil adalah desain patung garuda dilengkapi struktur fishdome dan hexagonal/spider web. Hal ini juga replikasi tema yang terdapat di Nusa Dua, Bali. ICRG di Bali melibatkan lebih dari 10 Ribu orang dan menghasilkan struktur karang buatan lebih dari 95 ribu unit di 5 lokasi yaitu Nusa Dua, Pandawa, Sanur, Serangan dan Buleleng ini telah memantik pengembangan yang sama di lokasi lainnya.

Dirjen PRL, Tb Haeru Rahayu menyebutkan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KKP, BI serta masyarakat setempat. Meski belum semasif di Nusa Dua, kebun karang yang dikembangkan di Lombok Utara menjadi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) melalui Bank Indonesia Cabang NTB.

"PSBI telah membangun kebun karang dengan struktur garuda 1 unit, fishdome 8 unit, dan hexagonal/spider web 100 unit. Selain itu juga dibuat mooring buoy sebanyak 4 unit dengan 20 buah pemberat sebagai penanda lokasi kebun karang," ujar Tebe sapaan akrab Tb Haeru Rahayu, Kamis (28/1).

Lebih lanjut Tebe menjelaskan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat diberikan juga sarana bantuan berupa 1 unit kompresor bauer junior II dan kamera under water untuk membantu kelompok pengawasan. Bantuan tersebut sekaligus melengkapi bantuan yang diberikan KKP kepada Kapela NTB berupa alat selam dan tabung sebanyak 8 unit pada tahun 2019.

"Ini diberikan untuk mendukung visi dan misi mereka sebagai komunitas yang peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir serta pengembangan wisata bahari," tegasnya.

baca juga: Merawat Terumbu Karang Melindungi Ekosistem 

Sementara itu, Direktur Jasa Kelautan Miftahul Huda menambahkan replikasi ICRG Bali menunjukkan bahwa ICRG membawa pesan positif bagi pelestarian ekosistem karang, atraksi wisata bahari baru dan dampak pada peningkatan pendapatan masyarakat di masa pandemi.

"Atraksi wisata patung garuda di Lombok Utara ini menarik banyak wisatawan untuk terlibat dalam pemeliharaan dan menjadi lokasi swafoto sehingga menghidupkan aktivitas wisata baru di Lombok Utara," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Konflik Walikota vs Wakil Walikota Tegal Belum Usai

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 03 Maret 2021, 07:58 WIB
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal akhirnya duduk bersama dan menyaksikan  acara penyerahan program TNI Manunggal Membangun Desa...
Dok MI

Kasus Sembuh Covid-19 di Klaten Bertambah

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 03 Maret 2021, 07:25 WIB
Kasus covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, bertambah 11 orang terkonfirmasi positif, Selasa (2/3). Namun, kali ini terdapat 24...
MI/Hijrah Ibrahim

Maluku Utara Kini Punya Kawasan Berikat Sektor Pertambangan

👤Hijrah Ibrahim 🕔Rabu 03 Maret 2021, 07:18 WIB
Pemprov Maluku Utara dan Bea Cukai meresmikan Kawasan Berikat di Kawasi, Halmahera Selatan, untuk sektor pertambangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya