Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN menuju Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, ditempuh mediaindonesia.com dalam waktu sekitar 45 menit. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat lokasi penanaman pohon sengon laut.
Begitu tiba, ribuan pohon sengon jenis laut yang sudah berumur lima tahun tumbuh subur di seputaran Dusun Blidit, Desa Egon ini. Ternyata pohon sengon laut itu milik seorang ASN yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Dia adalah Petrus Herlemus.
Petrus Herlemus yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mengaku menggunakan 15.500 bibit sengon laut untuk ditanam sejak tahun 2017 di tiga lokasi yang berbeda. Sebanyak 12.000 bibit sengon laut ditanam di Dusun Blidit dengan seluas 3 hektare. Kemudian ada 2.500 bibit sengon laut di tanam di Waturia, Desa Magepanda. Selanjutnya, 1.000 bibit sengon laut lagi ditanam di Desa Takaplager.
"Usia pohon sengon laut ini sudah lima tahun dengan diameter tanaman mencapai 40 cm. Ada juga pohon sengon dengan diameter 20-30 cm lebih," ujar Petrus Herlemus kepada mediaindonesia.com sambil membersihkan rumput-rumput di sekitar pohon sengon laut itu.
Baca juga: Peti Beralih Tanam Sengon
Menurut Petrus Herlemus, untuk merawat pohon sengon ini tidak sulit, sebab tidak membutuhkan perawatan khusus seperti menanam pohon lainnya. Dia berencana memanen pohon sengon ini sekitar bulan Oktober. Nantinya akan dijual ke salah satu perusahaan di Jawa.
"Bulan Oktober tahun ini rencananya kita tebang pohon sengon jenis laut ini. Perusahaan di Jawa sudah siap beli," ungkap Petrus Herlemus yang merupakan warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur ini.
Soal keuntungan dari pohon sengon ini, dia belum memastikan karena belum dijual.
"Yang paling penting itu, sudah ada perusahaan yang siap membelinya," ujar Petrus Herlemus.
Ia menuturkan, selain menanam pohon sengon, dirinya juga menanam porang di sekitarnya, karena sengon termasuk jenis tanaman tumpang sari.
"Saya tanam porang juga disekitar pohon sengon ini. Ada sekitar 3 ribu anakan bibit porang yang saya tanam sekarang. Usia porang juga masih tiga minggu," ungkap dia.
Ketika ditanya soal mengatur waktu mengurus tanaman sengon dan tugas sebagai ASN, Petrus Herlemus mengatakan tidak ada masalah. Karena, ia mempekerjakan seseorang yang memang tinggal di lokasi penanaman pohon sengon.
"Aktivitas sebagai ASN saya jalankan seperti biasa. Selama ini soal waktu tidak ada masalah. Saya hanya lihat tanamannya, kalau hari libur saja dan saya bantu bersihkan rumput di sekitar," tutur Petrus.(OL-5)
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
GERAKAN penghijauan berskala nasional secara resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” berlangsung pada 14 Oktober hingga 31 Desember 2025, dengan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.
GERAKAN penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa longsor, banjir, pohon tumbang dan pergerakan tanah.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved