Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN untuk para korban banjir bandang di Kalimantan Selatan terus mengalir. Hal itu diharapkan bisa menghidupkan kembali kondisi perekonomi di daerah musibah dan sekaligus memberi semangat kepada para korban terdampak.
Pemerintah memang mengimbau siapa saja yang mampu untuk memberi sumbangan bagi para masyarakat yang terkena musibah di Tanah Air. Hal itu pula yang mendorong pasangan pengusaha muda Gilang Widya Pramana owner J99 Corps dan Shandy Purnamasari founder MS Glow Beauty untuk memberi sumbangan.
Baca juga: BI Kaji Dampak Ekonomi Banjir Kalsel
Menurut Gilang, pihaknya akan menggelontorkan bantuan senilai Rp500 juta, yang Rp300 juta di antaranya berupa paket sembako dan sisanya Rp200 juta berupa uang tunai.
"Besok pagi jam 07.00 WIB kita berangkat dari bandra Juanda menuju Jakarta dan dilanjutkan ke lokasi bencana banjir bandang di Kalimantan Selatan. Estimasi jam 13.00 kita sampai dan langsung menyalurkan bantuan ke daerah terdampak. Kami akan menyalurkan bantuan senilai Rp. 500 juta dengan rincian 300 juta dalam bentuk paket sembako dan 200 juta uang tunai," ujar Gilang di sela-sela acara launching pesawat jet pribadi jenis Cessna Citation Latitude di T1 bandara Juanda Surabaya Jum'at (22/1).
Menurut Gilang bantuan yang dikirim akan menggunakan pesawat jet pribadi, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap Indonesia yang sedang dilanda bencana alam.
“Di awal 2021 negara kita sedang dilanda bencana alam seperti banjir bandang Kalimantan Selatan, gempa di Sulawesi Barat dan tanah longsor. Kita sebagai anak bangsa harus lebih peduli dengan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana alam ini walaupun di masa pandemi covid 19.
Bantuan bukan hanya meringankan penderitaan mereka tapi juga dapat memberikan semangat agar tidak putus asa dan bisa memperkuat kondisi fisik dan mental para korban," jelas Gilang.
Dia berharap hal yang sama dapat diikuti olah para pengusaha lain atau pun kelompok masyarakat dalam mewujudkan misi kemanusiaan.
"Kami berharap agar banjir ini bisa segera surut dan berakhir. Kami juga mendoakan kepada para korban yang berada di pengungsian agar kondisi kesehatan mereka senantiasa terjaga sehingga bisa segera melakukan pemulihan setelah banjir surut. Mudah-mudahaa rekan-rekan pengusaha lain juga turut mengambil peran dan kontribusi untuk membantu saudara-saudara kita korban banjir bandang ini," pungkasnya. (Ant/A-1)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved