Selasa 12 Januari 2021, 10:45 WIB

Kudus Tambah Ruang ICU dan Perawatan Covid-19

Akhmad Safuan | Nusantara
Kudus Tambah Ruang ICU dan Perawatan Covid-19

ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi penanganan pasien covid-19

 

KASUS covid-19 terus meningkat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menambah ruang ICU dan perawatan serta mengoptimalkan alat Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk memenuhi kebutuhan pasien covid-19.

Memasuki hari kedua, pengawasan terhadap pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kudus ditingkatkan. Jika pada hari pertama masih terlihat sedikit kendor seperti jam operasional pedagang kaki lima dan kedisiplinan warga ditempat umum hanya diberikan teguran, kini mulai dilakukan penindakan.

Selain itu, dalam rangka memenuhi kebutuhan pasien covid-19 yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menambah 15% ruang ICU, 30% ruang perawatan dan mengoptimalkan alat Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Saya intruksikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi untuk mengoptimalkan alat RT-PCR agar adanya percepatan hasil swab dilakukan oleh tim medis," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo.

Baca juga: Pandemi Covid-19 tidak Ganggu Perkuliahan di UMK Kudus

Bahkan dalam pelaksanaan PPKM, ujar Hartopo, operasional alat RT-PCR tidak mengenal hari libur, jika membutuhkan tambahan tenaga ahli, maka diizinkan untuk menggelar perekrutan tenaga ahli yang baru.

"Jika memang membutuhkan tenaga baru silahkan ditambah," imbuhnya.

Bersamaan hal itu juga, Pemkab Kudus menambah 15% ruang ICU dan 30% ruang isolasi di berbagai rumah sakit yang ada untuk memenuhi kebutuhan penanganan pasien serta mengantisipasi peningkatan jumlah pasien covid-19.

"Saat ini ketersedian ruang ICU rumah sakit yang sudah siap sebanyak 18 ruangan yakni RSUD dr. Loekmono Hadi 14 ruang, RSI Sunan Kudus satu ruang, RS Mardi Rahayu dua ruang dan RS Kumala Siwi dua ruang," tutur Hartopo.(OL-5)

Baca Juga

dok.humas Pemkab Lembata

Andreas DM, Bupati Lembata Dua Periode Tutup Usia

👤Alexander P. Taum 🕔Jumat 26 Februari 2021, 19:55 WIB
MANTAN Bupati Lembata dua periode Andreas Duli Manuk, meninggal dunia, Jumat malam (26/2). Ia menghembuskan nafas setelah menjalani...
Antara

Dari Wagub Jatim, Gus Ipul Turun Kelas jadi Wali Kota

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 26 Februari 2021, 19:25 WIB
WAKIL Gubernur Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul turun kelas menjadi wali kota Pasuruan. Dia bersama 16 kepala daerah lain...
Antara

Aktivitas Erupsi Efusif Merapi Masih Cukup Tinggi

👤Ardi T Hardi 🕔Jumat 26 Februari 2021, 18:10 WIB
BERDASARKAN hasil pengamatan visual dan instrumental disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya